![]() |
| Anggota Dewas RSUD dr. R. Soedjono Selong, Hamzani Akbar, SE., M.AP. |
Hal itu ditegaskan anggota Dewas RSUD dr. R. Soedjono Selong R Hamzani Akbar, SE., M.AP, saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (9/5/2026). Rumah sakit milik pemerintah harus jadi rujukan utama masyarakat, bukan pilihan terakhir.
"Kuncinya ada di pelayanan. Kita harus pastikan pasien datang dilayani cepat, ditangani tepat, dan pulang dengan senyum,” tegasnya.
4 Fokus Pembenahan yang Dikawal Dewan Pengawas
Bersama Direksi RSUD, Dewan Pengawas akan mengawal empat area pembenahan:
1. Percepat Layanan IGD dan Rawat Jalan
Waktu tunggu pasien dipangkas lewat optimalisasi sistem triase, penambahan loket pendaftaran, dan antrean online yang terintegrasi dengan Mobile JKN.
2. Perkuat Keramahan Petugas
Seluruh frontliner, perawat, dan dokter akan mengikuti pelatihan _service excellence_.
“Obat pertama pasien itu senyum dan sapaan petugas,” kata Hamzani.
3. Dorong Digitalisasi dan Transparansi
RSUD akan mengembangkan dashboard ketersediaan tempat tidur real-time, jadwal dokter yang terbuka, serta akses mudah ke informasi tarif dan prosedur BPJS.
4. Benahi Sarpras dan Mutu Klinis
Pengadaan alat kesehatan prioritas dipercepat, ruang rawat inap diperbaiki, dan proses akreditasi rumah sakit diperkuat untuk menjamin keselamatan pasien.
Hamzani juga mengapresiasi kerja keras nakes dan karyawan RSUD, terutama saat lonjakan pasien di musim penyakit tertentu. Ia mengajak warga ikut mengawasi dan memberi masukan.
“Rumah sakit ini milik kita bersama. Kritik dan saran dari masyarakat adalah vitamin untuk perbaikan. Silakan sampaikan lewat kotak saran, media sosial resmi, atau layanan pengaduan RSUD,” ujarnya.
RSUD dr. R. Soedjono Selong bertipe B dan menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah timur NTB.


