![]() |
| Gudang penyimpanan alat dan bahan proyek milik PT. Damai Indah Utama di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia [MAN IC] Lombok Timur ludes terbakar |
Kapolsek Sakra IPTU I Nyoman Astika SH bersama Unit IK, Kanit Samapta dan Kanit Binmas turun langsung melakukan cek TKP, Selasa pagi pukul 09.30 WITA. Lokasi kebakaran berada di Jalan Lingkar Selatan, Tanjung Karang, Kec. Sekarbela, Kota Mataram, namun berada di area proyek MAN IC Lombok Timur.
Dua saksi, Amaq Rizal (52) dan Amaq Agus (50), buruh asal Jenggik, Kec. Terare, Lotim, mengaku sedang menggoreng ikan di dapur camp pekerja sekitar pukul 23.50 WITA. Jarak dapur ke gudang hanya sekitar 6 meter.
“Tiba-tiba terlihat kepulan asap disertai api menyala di gudang penyimpanan alat dan bahan proyek,” kata Amaq Rizal.
Melihat api membesar, kedua saksi langsung membangunkan pekerja lain yang sedang istirahat. Mereka memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu bantuan.
Pelaksana proyek, Abdillah (46), warga Apitaik, Kec. Pringgabaya, langsung menghubungi Damkar. Satu unit Damkar Lotim tiba pukul 00.19 WITA dan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 20 menit.
Gudang yang terbuat dari tripleks dan spandek rusak sekitar 30%. Barang yang terbakar antara lain kabel NYM berbagai ukuran, cek hammer, mesin air Shimizu, printer Epson, kipas angin, semen, APAR, dan aksesoris lainnya. Total kerugian ditaksir Rp175 juta.
Kapolsek Sakra menyayangkan tidak ada yang menghubungi Polsek saat kejadian, padahal satpam dan banyak guru menyimpan nomor anggota.
“Kedepan jika ada kejadian atau gangguan lainnya segera hubungi Polsek,” imbaunya.
Pengawas proyek mengaku panik dan fokus memadamkan api agar tidak menyebar. “Kami hanya menghubungi Damkar Kabupaten,” ujarnya.
Berdasarkan hasil olah TKP sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di terminal colokan tempat charger HP pekerja proyek.
Polisi telah mengambil langkah mengamankan TKP, mewawancarai saksi, mengamankan barang bukti, dan membuat laporan.
Kasihumas Polres Lotim IPTU Lalu Rusmaladi memastikan tidak ada inventaris sekolah yang ikut terbakar dalam kejadian tersebut. (RS)


