MATARAM – Radarselaparang.com || Komitmen benahi tata kelola pertanahan terus digeber. Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara mengirim tim lengkap dalam Bimbingan Teknis Landreform 2026 yang digelar di Aula Kanwil BPN NTB, Senin kemarin. 
Kantah Lombok Utara Ikut Bimtek Landreform 2026 di Kanwil BPN NTB
Kepala Kantor Pertanahan Lombok Utara Muhammad Shaleh Basyarah, S.H., M.H menyebut keikutsertaan ini sebagai langkah nyata. “Ikut belajar, tingkatkan kualitas. Ini demi pelayanan yang lebih baik dan penataan pertanahan yang semakin berkeadilan untuk warga KLU,” tegasnya.
Tim Kantah Lombok Utara dipimpin langsung Kasi Penataan & Pemberdayaan Masyarakat Amrullah Armin, S.H bersama Tim Landreform. Mereka bergabung dengan peserta dari kantor pertanahan lain se-NTB untuk mendalami kebijakan dan teknis landreform terbaru tahun 2026.
Bimtek ini fokus pada penguatan kapasitas SDM pertanahan. Materinya mulai dari identifikasi subjek-objek landreform, mekanisme redistribusi tanah, hingga pemberdayaan masyarakat penerima.
Landreform 2026 diarahkan bukan hanya bagi-bagi sertifikat. Program ini menargetkan penataan akses dan penguasaan tanah agar lebih adil, produktif, dan mengurangi ketimpangan.
“Kita mau pastikan tanah negara yang didistribusikan benar-benar sampai ke petani, nelayan, dan masyarakat yang berhak. Setelah itu, ada pemberdayaan supaya tanahnya produktif,” jelas Amrullah di sela kegiatan.
Selama Bimtek, tim Kantah Lombok Utara mendapat pembekalan soal regulasi terbaru, studi kasus, dan simulasi penanganan konflik pertanahan. Harapannya, sepulang dari Bimtek, proses identifikasi, verifikasi, dan penetapan subjek landreform di KLU makin cepat dan tepat sasaran.
Muhammad Shaleh menambahkan, hasil Bimtek akan langsung diimplementasikan. Dengan bekal Bimtek Landreform 2026, Kantah Lombok Utara menargetkan penataan pertanahan yang tak hanya tertib administrasi, tapi juga wujudkan keadilan sosial bagi masyarakat pesisir hingga pegunungan.
“PR kita di KLU masih banyak. Dengan ilmu dari Bimtek ini, kita optimistis pelayanan pertanahan makin responsif dan program landreform benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tutupnya. (rs)

