LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang kini bertransformasi menjadi Dikpora Wilayah II Lombok Timur, Supriadi, menyoroti perlunya penyempurnaan struktur organisasi pasca-perubahan nomenklatur. Hal ini bertujuan agar cakupan kerja di bidang kepemudaan dan olahraga dapat terkelola secara maksimal sebagaimana bidang pendidikan.
Supriadi, Kepala Cabang Dikpora Wilayah II Lombok Timur.
Dalam keterangannya, Supriadi mengungkapkan bahwa saat ini struktur di tingkat Cabang Dinas (Cabdis) masih fokus pada urusan pendidikan, sementara fungsi kepemudaan dan olahraga belum terakomodasi dalam seksi-seksi yang ada.
Supriadi menjelaskan bahwa luasnya wilayah kerja di Lombok Timur, yang mencakup ratusan lembaga pendidikan, menuntut adanya pembagian tugas yang lebih spesifik. Saat ini, Cabdis Wilayah II mengampu sekitar 204 sekolah yang terdiri dari SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta.
“Harusnya dilengkapi. Bidang olahraga dan kepemudaan ini penting karena ada anggaran dan kegiatannya. Ke depan, kita berharap ada revisi regulasi atau struktur organisasi (SOTK) sehingga ada kepala seksi atau staf khusus yang ditugaskan mengurus ketenagaan olahraga dan pemuda secara spesifik,” ujar Supriadi, saat ditemui di ruang kerjanya. Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, beban kerja saat ini cukup berat karena sektor pendidikan saja mencakup sekitar 700 hingga 800-an aktivitas yang memerlukan pengawasan ekstra.
"Pendidikan itu spesifik dan cakupannya sangat besar. Agar hasilnya maksimal, strukturnya harus mendukung," tambahnya.
Selain masalah struktur, Supriadi juga menyinggung mengenai keseimbangan antara beban kerja dan jumlah tenaga. Dengan bertambahnya wilayah tugas, ia berharap ada penambahan personel yang sebanding agar pelayanan di Cabang Dinas tetap prima.
Ia memberikan gambaran mengenai padatnya jadwal koordinasi antarwilayah, termasuk pembagian waktu antara Lombok Timur dan wilayah tetangga seperti Lombok Tengah dalam pemantauan kegiatan siswa.
"Pekerjaan bertambah, wilayah bertambah, idealnya tenaga juga bertambah. Namun, kami berharap ke depan ada efisiensi dan penyempurnaan regulasi agar semua bidang, baik pendidikan, pemuda, maupun olahraga, bisa tertangani dengan baik di tingkat Cabang Dinas," pungkasnya. (rs)

