Daftar Isi [Tampil]

Sekda Lotim, H. Muhammad Juaini Taofik saat membuka secara resmi O2SN jenjang SD/MI dan SMP/MTs dengan tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat Melalui Olahraga”.
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com ||  Gelanggang Olahraga Lalu Muslihin Selong bergema semangat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), H. Muhammad Juaini Taofik membuka resmi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs dengan tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat Melalui Olahraga”. Senin (28/5/2026)

Dalam sambutannya, Sekda Juaini menyampaikan pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti tentang pentingnya menumbuhkembangkan tujuh kebiasaan hebat anak Indonesia. Kebiasaan itu meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, belajar, bersosialisasi, dan tidur teratur.

Menurut Sekda Juaini , tujuh kebiasaan tersebut sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden RI dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Ia menegaskan, membentuk generasi emas Indonesia 2045 tidak cukup hanya dengan kecerdasan kognitif, tetapi juga butuh kesehatan dan karakter yang kuat.

“Kami titip kepada bapak ibu guru untuk terus menanamkan tujuh kebiasaan hebat anak Indonesia kepada peserta didik,” ujarnya.

Sekda Juaini menekankan, O2SN bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan wadah menumbuhkan karakter siswa. Tujuan O2SN bukan hanya mencari juara, tetapi bagaimana menumbuhkan karakter anak Indonesia hebat. 

"Para juara tidak lahir secara instan, melainkan melalui ketekunan latihan, disiplin, daya saing, dan mentalitas yang baik,” katanya.

Ia mengajak panitia, guru, official, hingga organisasi perangkat daerah terkait untuk bersama menyukseskan O2SN. Kehadiran Ketua Harian KONI Lombok Timur di lokasi, kata Sekda, menjadi bukti perhatian terhadap pembinaan atlet usia dini. Peserta O2SN hari ini dipandang sebagai calon atlet potensial yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi pada tahun-tahun mendatang.

Meningkatnya jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya juga menunjukkan antusiasme siswa terhadap olahraga semakin baik. Juaini berharap Lombok Timur bisa meningkatkan prestasi pada Porprov NTB 2026 yang digelar Juli mendatang.

“Lombok Timur harus lebih baik dari waktu ke waktu. Mari kita sukseskan Porprov dan menjadi tuan rumah yang baik,” ungkapnya.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur Agus Apandi menjelaskan, O2SN bertujuan mengembangkan talenta peserta didik di bidang olahraga sekaligus menumbuhkan jiwa sportivitas, kompetitif, rasa percaya diri, tanggung jawab, dan karakter unggul. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat solidaritas dan persahabatan antar siswa, sekaligus menyiapkan atlet berprestasi sejak dini.

Enam cabang olahraga dipertandingkan: bulutangkis, senam, renang, pencak silat, panjat tebing, dan atletik. Pertandingan berlangsung 18 hingga 22 Mei 2026 di beberapa venue, yakni Gedung Wanita untuk bulutangkis, GOR Sport Hall untuk senam, Rinjani Waterpark untuk renang, sementara panjat tebing, pencak silat, dan atletik dipusatkan di GOR Lalu Muslihin.

Bagi para juara disiapkan piagam penghargaan, medali, dan bantuan pembinaan. Juara pertama akan mewakili Lombok Timur pada O2SN tingkat Provinsi NTB. (RS/Toni)