Daftar Isi [Tampil]

Polres Lombok Timur langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dugaan penipuan BBM Pertalite oplosan air
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com ||  Polres Lombok Timur langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dugaan penipuan BBM Pertalite oplosan air di Dusun Perian Utara, Desa Perian. Aksi cepat ini dilakukan Rabu (6/5/2026) pukul 15.23 WITA oleh Ps Kanit III bersama tim Reskrim.

Kasus ini mencuat setelah warga bernama S (45)mengaku rugi Rp1.100.000 usai membeli Pertalite yang ternyata bercampur air.

“Pengecekan TKP dilakukan setelah menerima informasi adanya korban penipuan BBM oplosan,” ujar Kasat Reskrim Polres Lotim, IPTU Arie Kusnandar.

Hasil penyelidikan awal mengungkap pola kerja pelaku. Ia datang ke kios korban pada Minggu (3/5/2026) pukul 15.00 WITA menawarkan Pertalite. Keesokan harinya, Senin (4/5/2026) pukul 17.00 WITA, pelaku kembali memastikan pesanan.

Malam harinya sekitar pukul 23.30 WITA, pelaku datang membawa tiga jeriken biru berisi sekitar 35 liter per jeriken yang diduga Pertalite campur air.

Polisi menduga pelaku sengaja menyasar kios-kios kecil saat situasi sepi, antara pukul 23.30 hingga 00.00 WITA.

Ciri-ciri pelaku sudah dikantongi: laki-laki bertubuh kurus kecil, usia sekitar 40 tahun, mengendarai Honda BeAT putih, dan mengaku berasal dari Desa Peseng Godak, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah.

Polisi juga sudah meminta keterangan dua saksi, H (55) dan KI (37), warga Dusun Perian Utara.

Hingga kini situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

Polres Lotim mengimbau warga agar lebih waspada terhadap penjualan BBM di luar SPBU resmi. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke polisi terdekat.

“Jangan sampai ada korban lain. Kami minta masyarakat aktif melapor,” tegas IPTU Arie.