![]() |
| Proses penyembelihan hewan kurban di Polres Lombok Timur |
Humas Polres Lotim Iptu Lalu Rusmaladi membeberkan detail kegiatan ini. Kurban tahun ini, Polres Lotim menyembelih total 26 ekor sapi dan 8 ekor kambing yang tersebar di beberapa titik.
Pembukaan dilakukan langsung Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana, SIK, SH. Turut hadir PJU Polres Lotim, Ketua Panitia Kurban Kompol Maskur, S.Sos, pengurus Masjid Al-Ishlah, dan 350 warga penerima manfaat sesuai kupon yang disebar panitia.
“Pada Lebaran tahun ini Polres Lombok Timur melaksanakan pemotongan hewan kurban berupa 26 ekor sapi dan 8 ekor kambing yang tersebar di beberapa titik seperti Masjid Polres Lotim, Mako Brimob dan Polsek jajaran,” ujar Iptu Rusmaladi
Khusus di Masjid Al-Ishlah Polres Lotim, panitia memotong 9 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Dagingnya langsung dibagikan ke masyarakat penerima kupon.
“Semoga dengan adanya kegiatan pemotongan hewan kurban ini bermanfaat bagi masyarakat Lombok Timur,” tambahnya.
Setelah sambutan, prosesi pemotongan hewan kurban langsung dimulai. Petugas yang sudah ditunjuk menyembelih sesuai syariat. Panitia kemudian memotong dan mengemas daging sesuai kupon yang sudah dibagikan sebelumnya.
Iptu Lalu Rusmaladi menegaskan, pembagian dilakukan tertib sesuai kupon. Tujuannya agar bantuan kurban benar-benar sampai ke warga yang membutuhkan, tidak tumpang tindih.
Kegiatan ini jadi wujud nyata Polri Presisi yang dekat dengan masyarakat. Selain menjaga keamanan, Polres Lotim juga hadir saat warga merayakan hari besar keagamaan.
Idul Adha memang momentum berbagi dan berkurban. Lewat 26 sapi dan 8 kambing ini, Polres Lotim ingin memastikan semangat kurban Nabi Ibrahim dirasakan warga Lotim, terutama yang kurang mampu.
350 kupon yang dibagikan berarti 350 keluarga bisa menikmati daging kurban di hari raya. Dari Masjid Al-Ishlah, Mako Brimob, sampai Polsek jajaran, semangat yang sama berbagi untuk Lotim.
Selamat Idul Adha 1447 H untuk seluruh warga Lombok Timur. Semoga kurban ini membawa berkah dan mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat," ucapnya. (RS/Toni)


