Lombok Timur - Radarselaparang.com || Semangat Idul Adha 1447 H/2026 M terasa kental di Mushalla Miftahul Yaqin Dasan Dewa, Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia. Di bawah komando Ketua Panitia PHBI Drs. Lalu Wasil, SH., MH., mushalla ini menerima limpahan hewan kurban dari warga lokal dan perantau Jakarta.
Panitia kurban Mushalla Miftahul Yaqin Dasan Dewa, Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia.
Total ada 3 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang diamanahkan masyarakat. Bukti nyata gotong royong warga Dasan Dewa yang tak pernah padam walau jarak memisahkan.
Drs. Lalu Wasil, SH., MH. mencatat setiap nama yang berqurban sebagai bentuk transparansi dan apresiasi.
Dari Sukamulia Timur:
1. Siti Asni
2. Lalu Sahabuddin
3. L. Dian Waliyullah, SH
4. Hamdan Nur/Nael Putra Rizqi
5. Mamiq Pe Ham/Inaq Peham
6. Lalu Putrajab/Baiq Mahra
Dari Perantau Jakarta:
1. Suratman
2. Ranti Wiyaja binti H. Yunan Sutan Pamuncak
3. Andi Kurniawan bin Rusli Ashari
4. Prof. Wicipto Setiadi
5. M. Reza Agya Putra
6. Lies Suraidah
7. Keluarga Sofian Jakarta
8. Teuku Otman
9. Almarhumah Teuku Abdullah
10. Inaq PE Lalu Hirjan
11. Inaq Wandri
12. H. Bagus
13. Ibu Raehan
14. Pocut Sopia
Kurban Kambing:
1. Pocut Eliza
2. Inaq Seri
3. Mustiadi
4. Suprayanti Martia Dewi
Ketua PHBI Mushalla Miftahul Yaqin Dasan Dewa, Drs. Lalu Wasil, SH., MH menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan warga. Ia juga menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya atas sumbangan Hewan Kurban yang telah dipercayakan kepada kami proses pembagiannya.
"Ini merupakan amanah yang harus sama-sama kita jaga dalam proses pelaksanaan kegiatan pemotongan kurban agar Shohibul kurban tidak kecewa kepada kita dan agar setiap tahun diberikan amanah dan kepercayaan kepada PHBI Mushalla Miftahul Yaqin,” tegas Drs. Lalu Wasil, SH., MH., saat penyembelihan hewan qurban. Rabu (27/5/2026).
Lebih lanjut Drs. Lalu Wasil, SH., MH., menambahkan komitmen panitia ke depan. Sebagai panitia hanya pelaksana amanah. Maka transparansi, tanggung jawab, dan keadilan dalam pembagian daging kurban adalah harga mati.
"Kami akan laporkan pertanggungjawaban secara terbuka ke seluruh Shohibul kurban dan masyarakat. Dengan begitu kepercayaan warga ke Mushalla Miftahul Yaqin akan terus tumbuh, dan insyaAllah setiap tahun kegiatan kurban di tempat kita makin berkah dan makin ramai,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar seluruh panitia bekerja ikhlas tanpa pamrih. “Kurban itu ibadah. Niatnya harus lurus. Jangan sampai ada Shohibul kurban yang merasa dirugikan sedikit pun. Itu pesan kami ke semua petugas lapangan,” tambahnya.
Bagi panitia, kurban bukan sekadar penyembelihan hewan. Ini ladang silaturahmi antara warga kampung dan perantau. Nama-nama dari Jakarta jadi bukti, rantau boleh jauh tapi hati tetap di Dasan Dewa.
Panitia juga mengapresiasi seluruh donatur dan warga yang sudah bahu-membahu menyukseskan Idul Adha 1447 H. Semoga setiap tetes darah kurban jadi amal jariyah, dan setiap nama yang tercatat jadi saksi kebaikan di sisi Allah SWT.
"Selamat Idul Adha 1447 H untuk seluruh warga Dasan Dewa dan Sukamulia Timur," tutup Drs. Lalu Wasil, SH., MH.
Sementara itu, L. Dian Waliyullah sebagai perwakilan Shohibul kurban menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh Panitia Jazakumullah khairan katsiran atas kerja keras sehingga proses kurban jamaah berjalan dengan lancar sesuai harapan dari semua masyarakat yang berkurban.
"Terima kasih atas kerja keras, waktu, dan tenaga yang telah dicurahkan untuk mengelola dan mendistribusikan hewan kurban kami. Semoga Allah SWT membalas kebaikan panitia dengan pahala yang berlimpah," ungkapnya. (RS/toni)

