Daftar Isi [Tampil]

Maya Karmila Audio dari Masbagik, Lombok Timur berhasil merebut gelar Juara 1. Di ajang Battle Sound Miniatur Se-NTB.
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Arena Anniversary Batur Audio Sound System bergemuruh selama dua hari, 12–13 Juni 2026. Parade dan Battle Sound Miniatur Se-Nusa Tenggara Barat yang mempertemukan puluhan peserta dari berbagai kabupaten/kota di NTB berlangsung meriah dan penuh sportivitas.

Setelah melalui penilaian objektif dewan juri, Maya Karmila Audio dari Masbagik, Lombok Timur berhasil merebut gelar Juara 1. Posisi Juara 2 diraih Kiss Audio dari Sikur, Lombok Timur, dan Juara 3 oleh Z Forse Audio dari Kabupaten Dompu.

Kemenangan ini disambut haru oleh tim dan para pendukung Maya Karmila Audio yang memadati lokasi acara.

Ketua Formabes selaku Owner Maya Karmila Audio, Syamsul Huda, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas hasil yang diraih timnya. Baginya, juara bukan sekadar tentang volume paling keras, melainkan kerja kolektif.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki dan kepercayaan yang diberikan malam ini. Gelar Juara 1 ini bukan milik saya pribadi, bukan milik tim saja. Ini kemenangan untuk semua keluarga, teman-teman, dan rekan komunitas yang selama ini selalu mendoakan dan mendukung Maya Karmila Audio,” ungkap Syamsul Huda usai pengumuman juara.

Ia juga menyoroti pentingnya persiapan matang jauh sebelum hari H. Menurutnya, sound miniatur yang baik lahir dari detail kecil. Pihaknya belajar bahwa juri menilai bukan hanya kerasnya bass, tetapi kejernihan suara, kerapian wiring, keselarasan box, dan cara tim menjaga stabilitas selama battle. 

"Tiga bulan terakhir kami fokus latihan, begadang bareng tim, dan terus berdiskusi untuk mencari karakter suara terbaik. Hasil hari ini adalah buah dari proses itu,” jelasnya.

Syamsul Huda menekankan bahwa kompetisi adalah ruang belajar, bukan ajang permusuhan. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang datang dari Dompu, Sumbawa, hingga penjuru Lombok. Ia juga menyampaikan selamat untuk Kiss Audio dan Z Forse Audio yang meraih Juara 2 dan 3. 

"Kalian semua hebat. Kita semua peserta di sini sama-sama penghobi. Kalah-menang itu biasa dalam lomba. Yang paling penting, acara seperti ini mempererat tali silaturahmi antar komunitas sound miniatur se-NTB. Kita bersaing di arena, tapi kita bersaudara di luar arena,” ujarnya.

Ia menambahkan, atmosfer Anniversary Batur Audio tahun ini terasa berbeda karena antusiasme penonton dan panitia yang luar biasa.

“Kami berterima kasih kepada Batur Audio Sound System sebagai tuan rumah. Acaranya sangat tertib, juri profesional, dan penontonnya luar biasa. Kami merasa dihargai sebagai peserta. Semoga kegiatan positif seperti ini terus berlanjut setiap tahun,” katanya.

Sebagai penutup, Syamsul Huda menyampaikan harapan agar ekosistem sound miniatur di NTB terus berkembang menjadi lebih positif dan produktif.ia berharap pada teman-teman sound miniatur jangan berhenti berkreasi. Jadikan hobi ini sebagai ruang untuk belajar elektronik, akustik, dan desain. Siapa tahu ke depan bisa menjadi industri kreatif yang menghidupi banyak orang. Untuk Maya Karmila Audio, trofi ini akan jadi motivasi kami untuk terus belajar, terus berbagi ilmu, dan terus menjaga kekompakan tim.

"Besok kita mulai latihan lagi. Karena di sound miniatur, tidak ada kata puas, yang ada hanya terus berkembang,” pungkasnya.

Panitia penyelenggara pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir. Mereka berharap Anniversary Batur Audio dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat persaudaraan antar komunitas sound miniatur di NTB. Dengan berakhirnya battle dua hari itu, nama Maya Karmila Audio Masbagik resmi tercatat sebagai juara bertahan. (RS/Toni)