Daftar Isi [Tampil]

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, bertempat di lapangan Kantor ATR/BPN Jakarta. 
JAKARTA - Radarselaparang.com || Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, bertempat di lapangan Kantor ATR/BPN Jakarta. Kolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) jadi pembeda tahun ini. Selasa (2 /3/2026).

Pesan utamanya keras: Pancasila harus hidup di setiap kebijakan, bukan sekadar pajangan. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. 

"Pastikan setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” tegas Staf Khusus Menteri Bidang Pemberantasan Mafia Tanah, Yaved Duma Parembang saat jadi inspektur upacara.

Pidato itu ia bacakan atas nama Kepala BPIP Yudian Wahyudi. Tema 2026 ini menegaskan Pancasila relevan bukan cuma buat NKRI, tapi juga untuk perdamaian global. Yaved menyebut Pancasila jadi “bintang penuntun” yang bikin Indonesia kokoh di tengah keberagaman 17 ribu pulau dan ratusan etnik.

“Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam ikatan kebangsaan,” ucapnya.

Upacara dipimpin Perwira Upacara Shamy Ardian, Kepala Biro Humas dan Protokol ATR/BPN. Sementara Komandan Upacara, pengibar bendera, pembaca UUD, pembawa acara, dan pembaca doa dari Kementerian PKP.

Hadir jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pratama, Administrator, hingga staf dua kementerian.

Dengan semangat "Melayani Profesional Terpercaya", Kementerian ATR/BPN menegaskan pelayanan pertanahan harus mencerminkan Sila ke-5, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. (*)