Lombok Timur - Radarselaparang.com || Perpisahan seharusnya jadi kenangan indah. Tapi di Gili Lampu hari itu, kenangan berubah jadi duka yang dalam. 
INAFIS Polres Lombok Timur saat melakukan oleh TKP menggalnya korban tersengat arus listrik.
Tawa dan canda perpisahan kelas 6 SD 5 Pengadangan di Pantai Gili Lampu berubah isak tangis. Kejadian tragis tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA, rekreasi yang dinanti para siswa justru berakhir tragis. Arena Olivia, 12 tahun, meninggal dunia diduga tersengat aliran listrik di kamar bilas warung milik Ibu Sarah, Dusun Transad, Desa Padak Guar. Sabtu (6/6/2026).
Rombongan siswa dan guru tiba di Gili Lampu sejak pukul 09.00 WITA. Setelah puas mandi di pantai, mereka bersiap sholat Zuhur. Beberapa siswa antre masuk kamar bilas milik warga setempat.
Menurut keterangan saksi Emiyudia, guru rombongan, saat itu Arena Olivia dan temannya Cindi Ayu Atira, berada di dalam bilas. Tiba-tiba terdengar teriakan dari dalam, disusul suara seng jatuh. Pemilik warung berlari ke belakang dan mendapati Arena Olivia sudah tergeletak tak sadarkan diri.
Dua korban langsung dibawa ke PKM Sembelia. Namun nyawa korban Arena Olivia tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal di PKM. Cindi Ayu Atira masih dalam perawatan medis hingga berita ini diturunkan.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhumah Arena Olivia husnul khatimah dan keluarga diberi ketabahan. Untuk Cindi, semoga cepat sembuh.
Kasi Humas Polres Lotim IPTU Lalu Rusmaladi menyampaikan, dugaan sementara kejadian karena kelalaian pemilik bilas. Mesin air di kamar mandi diduga dalam kondisi konslet tanpa diketahui pemiliknya.
Polisi telah melakukan olah TKP, memasang police line, memeriksa saksi Nurullah, Emiyudia, dan Samsudin, serta berkoordinasi dengan INAFIS Polres Lotim dan PKM Sembelia. Jenazah Arena Olivia telah diantar ke rumah duka di Dusun Bebokar, Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela menggunakan ambulans PKM.
Keluarga Almarhum Arena Olivia menerima musibah ini dengan lapang dada dengan membuat surat pernyataan dan menolak melakukan outopsi terhadap jenazah korban.
“Tragedi ini jadi pelajaran mahal. Untuk pengelola wisata dan pemilik warung, tolong cek rutin instalasi listrik, apalagi di area basah seperti kamar bilas. Pakai pengaman yang standar. Untuk guru dan orang tua, dampingi anak saat beraktivitas di tempat wisata,” imbau IPTU Lalu Rusmaladi. (RS/Toni)

