LOMBOK TIMUR Radarselaparang.com || Jelang Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Lombok Timur memilih cara sederhana tapi bermakna bertamu ke rumah para seniornya. Jajaran Polres Lotim menggelar anjangsana ke kediaman para purnawirawan Polri dan warakauri di wilayah Lotim. Sabtu (20/6/2026).
Jajaran Polres Lotim menggelar anjangsana ke kediaman para purnawirawan Polri dan warakauri
Bukan sekadar seremoni. Ada bingkisan, ada obrolan hangat, ada cek kesehatan. Karena bagi Polres Lotim, pengabdian para purnawirawan layak diingat, bukan hanya diucapkan.
Kegiatan ini bagian dari rangkaian menyambut 1 Juli, puncak Hari Bhayangkara. P.S. Kasi Humas Polres Lotim Iptu Lalu Rusmaladi menjelaskan, anjangsana adalah bentuk nyata kepedulian institusi kepada para senior.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan kepedulian dan penghargaan kepada para purnawirawan Polri yang telah memberikan dedikasi terbaiknya bagi bangsa dan negara melalui institusi Polri,” ujarnya.
Personel yang turun langsung menyerahkan bingkisan tali asih. Tak berhenti di situ, mereka juga menanyakan kondisi kesehatan para purnawirawan. Tujuannya satu: memastikan para senior tetap mendapat perhatian dari “keluarga besar Polri”, meski masa dinas aktif sudah selesai.
Kunjungan berlangsung cair dan penuh kekeluargaan. Para purnawirawan menyambut baik kedatangan adik-adiknya di Korps Bhayangkara. Cerita masa tugas, pesan untuk generasi muda, hingga tawa nostalgia mewarnai setiap rumah yang disinggahi.
Apresiasi pun mengalir dari para senior. Mereka merasa tidak dilupakan. Bagi warakauri, perhatian ini jadi penguat bahwa pengabdian almarhum suami mereka tetap dihargai institusi.
Anjangsana ini lebih dari agenda seremonial HUT Bhayangkara. Ini jembatan silaturahmi antara personel aktif dengan purnawirawan. Harapannya, semangat pengabdian, loyalitas, dan dedikasi para senior bisa terus menyala dan menular ke generasi polisi sekarang.
“Melalui kegiatan anjangsana ini diharapkan hubungan silaturahmi antara personel aktif dan para purnawirawan Polri dapat terus terjalin dengan baik, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” tutup Iptu Lalu Rusmaladi.
Di usia ke-80, Bhayangkara Lotim ingin membuktikan bahwa menghormati senior adalah cara terbaik menjaga marwah institusi. Karena setiap seragam yang dipakai hari ini, berdiri di atas pengabdian panjang para pendahulunya. (RS/Toni)

