LOMBOK TIMUR Radarselaparang.com Tepat 1 tahun memimpin, BAZNAS Kabupaten Lombok Timur di bawah H. Muhammad Kamli membuktikan zakat benar-benar sampai ke tangan yang berhak.
Rangkaian acara "Refleksi 365 Hari Kepemimpinan" di BAZNAS Lotim
Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan memadati halaman Kantor BAZNAS Lotim dalam acara "Refleksi 365 Hari Kepemimpinan" hari ini. Suasana haru, syukur, dan semangat kebersamaan mewarnai penyaluran bantuan. Jumat (17/7/2026).
Dalam setahun ini, BAZNAS Lotim fokus menyalurkan bantuan di 5 bidang utama. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat:
1. Kesehatan: Bantuan biaya pengobatan, kursi roda untuk penyandang disabilitas, dan alat bantu kesehatan lainnya.
2. Pendidikan: Bantuan untuk pelajar dan mahasiswa agar tidak putus sekolah karena masalah ekonomi.
3. Ekonomi: Bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM untuk menguatkan kemandirian keluarga.
4. Dakwah & Advokasi: Dukungan untuk kegiatan keagamaan, pembinaan umat, dan pendampingan masyarakat.
5. Sosial Kemanusiaan: Paket sembako, bantuan uang tunai, dan bantuan darurat bagi warga yang mengalami kesulitan.
Mulai dari uang tunai hingga kursi roda, semua diserahkan langsung kepada ribuan penerima manfaat yang hadir.
Ketua BAZNAS Lotim, H. Muhammad Kamli dalam sambutannya menegaskan, kegiatan ini adalah bentuk nyata amanah dari para muzaki.
"Refleksi 365 hari ini bukan sekadar peringatan. Ini ajang evaluasi dan penguatan komitmen bahwa BAZNAS harus terus hadir melayani umat," ujar H. Kamli.
Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah wajib memberikan dampak langsung. "Setiap amanah yang dipercayakan akan kami kelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.
Selama 1 tahun terakhir, BAZNAS Lotim juga terus berinovasi memperluas jangkauan program agar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di pelosok.
Antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak pagi. Halaman kantor penuh sesak, namun penyaluran berlangsung tertib dan lancar.
BAZNAS Lotim juga menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh muzaki, munfik, dan donatur. Kepercayaan merekalah yang membuat ribuan program bantuan ini bisa berjalan.
"Dengan semangat kolaborasi, kami berkomitmen jadi lembaga pengelola zakat yang amanah dan terpercaya. Tujuannya satu yakni mengurangi kemiskinan dan mewujudkan Lombok Timur yang lebih sejahtera dan berkeadilan," tutup H. Muhammad Kamli.

