![]() |
| Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin dan Gubernur NTB, H. Lalu Muhammad Iqbal di acara haul ke 39 Pondok Pesantren Al-Ijtihad Al-Mahsun Masbagik. |
Mengusung tema "Mengokohkan Iktikad, Menguatkan Ijtihad", kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pengingat peran strategis pesantren dalam membangun peradaban.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin mengapresiasi dedikasi Pondok Pesantren Al-Ijtihad Al-Mahsuni dalam mendidik generasi muda. Menurutnya, pesantren telah membuktikan diri mencetak santri-santriwati berprestasi hingga tingkat internasional.
"Pesantren telah menunjukkan dedikasi dan keikhlasan yang luar biasa dalam membentuk karakter, akhlak, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujar Bupati Warisin.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada Yayasan Al-Ijtihad Al-Mahsuni. Bantuan ini diharapkan bisa memperkuat pengembangan lembaga pendidikan berbasis pesantren.
"Jasa para guru, ustadz, dan pengasuh pesantren sangat besar dalam mencetak generasi bangsa yang berilmu, berakhlak, dan mampu bersaing di masa depan," tegasnya.
Sementara itu, Gubernur NTB H. Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa kesederhanaan di pesantren bukanlah penghalang untuk melahirkan pemimpin bangsa. Ia menilai banyak tokoh nasional lahir dari rahim pesantren."Pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak pemimpin bangsa. Santri dibekali ilmu pengetahuan sekaligus akhlak yang menjadi pedoman hidup," kata Gubernur Iqbal.
Ia juga mengingatkan nilai inti yang diajarkan di pesantren yakni ketulusan dalam beribadah dan mengabdikan hidup hanya kepada Allah SWT. Nilai itu, lanjutnya, menjadi kompas agar santri tetap istiqamah.
Menutup arahannya, Gubernur Iqbal berpesan khusus kepada para santri, "Jika ingin sukses, fokuslah pada ibadah, jangan mudah tergoda oleh hal-hal yang melalaikan, dan jadilah anak-anak yang selalu berbakti kepada orang tua," pesannya.
Acara Harlah dan Haul ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah dan pesantren dalam menjaga mutu pendidikan sekaligus menguatkan karakter generasi Lotim ke depan.



