Daftar Isi [Tampil]

Fokus untuk memastikan data di atas kertas sama persis dengan kondisi fisik aset di lapangan.
LOMBOK UTARA Radarselaparang.com|| Jangan sampai ada aset negara yang "gelap". Itu pesan kuat dari kegiatan koordinasi antara KPKNL Mataram dan Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang digelar khusus untuk membedah satu-satu aset Barang Milik Negara di wilayah KLU.

Fokusnya untuk memastikan data di atas kertas sama persis dengan kondisi fisik aset di lapangan.

Verifikasi dan validasi BMN ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah langkah serius untuk mewujudkan 3 hal.yakni tertib administrasi, akurasi data, dan optimalisasi pengelolaan aset negara.

Bayangkan kalau data bilang ada tanah 1 hektar, tapi di lapangan hanya 500 meter. Atau ada gedung tercatat, tapi bangunannya sudah rusak. Nah, kegiatan inilah yang mencegah hal itu terjadi.

Dengan data yang valid, pengelolaan aset negara bisa lebih transparan, akuntabel, dan efektif. Sekaligus jadi tameng agar aset tidak disalahgunakan.

Pertemuan ini mempertemukan dua garda depan pengelola aset negara. Dari KPKNL Mataram hadir Arifin Nurhantanto, Pelaksana Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara. Dari Kantah KLU hadir langsung Muhajir Irfani, S.E., M.Ak., Kasubbag Tata Usaha, bersama timnya.

Mereka tidak hanya ngobrol. Tapi benar-benar membandingkan dokumen, status hukum, hingga riwayat pengelolaan setiap aset BMN yang ada di bawah Kantah Lotara. 

Tujuannya jelas.untuk memastikan semua administrasi lengkap, informasi akurat, dan status pengelolaannya tidak abu-abu.

Hasil pembahasan ini akan jadi pijakan untuk meningkatkan kualitas penatausahaan BMN ke depan. Sekaligus memperkuat pagar pengamanan aset milik negara.

Sinergi ini tidak akan berhenti sampai di verifikasi kali ini. Kedua instansi sepakat untuk terus membangun koordinasi berkelanjutan.

Karena pada akhirnya, aset negara yang tertata rapi dan terlindungi hukum akan berdampak langsung pada pemerintahan berjalan lancar dan pelayanan ke masyarakat jadi lebih optimal.

Ini bukti, menjaga aset negara adalah menjaga uang rakyat. Dan itu dikerjakan KPKNL Mataram bersama Kantah KLU dari data sampai ke lapangan.