![]() |
| Ketua Formabes, Syamsul Huda,S.Si saat silaturrahmi dengan Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H. |
Pertemuan tersebut digelar tidak lama setelah acara resmi serah terima jabatan pada Selasa, 14 Juli 2026 di Mapolres Lombok Timur. Dalam rotasi tersebut, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H. resmi menerima tongkat komando sebagai Kapolres Lombok Timur menggantikan AKBP I Komang Sarjana, S.I.K., S.H.
Ketua Formabes Lombok Timur, Syamsul Huda, mendatangi Mapolres untuk menyampaikan selamat sekaligus menjalin komunikasi awal dengan Kapolres baru.
Silaturahmi ini bukan sekadar seremoni. Tujuan utamanya jelas: menyatakan dukungan penuh terhadap program dan kebijakan Kapolres Lombok Timur yang baru, serta membangun sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kantibmas di Bumi Patuh Karya.
"Kami dari Formabes datang untuk bersilaturahmi dan menyatakan siap bersinergi dengan Polres Lombok Timur. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tugas kepolisian," ujar Syamsul Huda di sela pertemuan.
Merespons kedatangan Formabes, AKBP Ariakta Gagah Nugraha menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, menjaga Kantibmas tidak bisa dilakukan sendiri oleh Polri. Dibutuhkan peran aktif ormas, tokoh masyarakat, dan komunitas seperti Formabes untuk menjadi mitra strategis di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyoroti agenda besar yang akan dihadapi Lombok Timur dalam waktu dekat. Apalagi sebentar lagi akan menghadapi pesta demokrasi di tingkat desa. Rencananya sekitar bulan Januari - Februari 2027 mendatang akan dilaksanakan Pilkades serentak.
"Untuk itu kami meminta kerjasama yang baik dari Formabes dan seluruh masyarakat agar tahapan demokrasi bisa berjalan aman, damai, dan kondusif," tegas AKBP Ariakta.
Bagi Formabes, pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang lebih intens dengan Polres Lotim. Ke depan, organisasi kemasyarakatan ini berkomitmen menjadi garda terdepan dalam membantu menyebarluaskan pesan-pesan kamtibmas hingga ke tingkat desa.
Dukungan ini dinilai penting, mengingat tantangan menjaga keamanan semakin kompleks. Mulai dari isu narkoba, konflik sosial, hingga potensi gesekan politik menjelang Pilkades.
Dengan adanya sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan Lombok Timur dapat terus menjadi daerah yang aman untuk beraktivitas, berinvestasi, dan menyelenggarakan hajatan demokrasi.
Pergantian kepemimpinan di Polres Lombok Timur diharapkan membawa semangat baru. Dan dengan dukungan dari elemen seperti Formabes, optimisme untuk menciptakan Lombok Timur yang aman dan tertib semakin besar. (RS/Toni)


