Radarselaparang.com || Keamanan lapas ibarat rantai. Satu titik lemah bisa berimbas ke seluruhnya. Karena itu, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selong memilih tidak jalan sendiri.
Kalapas Selong mengetuk pintu Markas Kodim 1615/Lombok Timur. Misi mereka jelas merapatkan barisan demi menjaga Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif. Kamis (2/7/2026).
Nuansanya langsung cair. Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, datang bersama jajaran intinya Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Dedy Aryadi, serta Kasubsi Keamanan Yoga Pangestu.
Mereka disambut langsung oleh Dandim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf Eky Anderson. Tidak ada perantara. Komandan bertemu komandan. Itu pertanda keseriusan.
Di meja rapat Kodim, pembicaraan tidak bertele-tele. Fokusnya pada tiga hal: bagaimana koordinasi dibuat semakin cepat, komunikasi dibuat semakin rapat, dan dukungan pengamanan dibuat semakin solid.
Bagi Lapas, Kodim adalah mitra strategis. Situasi di dalam lapas dinamis dan butuh respons cepat jika terjadi hal tak diinginkan.
"Sinergi yang terjalin diharapkan semakin memperkuat stabilitas keamanan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan Lapas Kelas IIB Selong," kata Kalapas Sudirman.
Dengan jalur komunikasi yang sudah dipanaskan dari sekarang, potensi gangguan bisa diantisipasi sebelum menjadi masalah besar.
Pertemuan ini bukan seremoni satu kali. Lapas Selong dan Kodim 1615 sepakat menjadikan kolaborasi ini komitmen berkelanjutan.
"Kerja sama yang solid diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara lebih efektif, profesional, serta berkelanjutan," tegas Sudirman.
Intinya: Lapas aman, petugas tenang bekerja, warga binaan dibina dengan baik, dan masyarakat Lombok Timur merasakan dampaknya. Rasa aman.


