![]() |
| Tim Kick Boxing Lombok Timur kembali mengibarkan nama daerah di kancah provinsi. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 |
Dua medali emas disumbang Haeryyatunisa dari kelas 56 kg Low Kick Putri dan Rizan Fikri dari kelas 63 kg Full Contact Putra.
Sementara empat medali perunggu diraih oleh L. Hari Oktarian kelas 71 kg Full Contact Putra, Wahyu Maksum kelas 51 kg Low Kick Putra, Arbian Mahmasani kelas 63 kg Point Fight Putra, dan Titiq Barokah kelas 51 kg Point Fight Putri.
Ketua sekaligus Pelatih Kick Boxing Lombok Timur, Sulistiyo Nusantara menyampaikan rasa syukur atas perjuangan anak didiknya.
"Alhamdulillah, kami berhasil meraih dua medali emas dan empat medali perunggu. Hasil ini merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah berlatih dengan disiplin untuk menghadapi Porprov," ujar Sulistiyo.
Ia menilai capaian ini menjadi pijakan penting untuk mendongkrak prestasi Kick Boxing Lotim di event selanjutnya, baik tingkat provinsi maupun nasional.
Meski puas dengan hasil, Sulistiyo juga menyoroti jalannya pertandingan di kelas 51 kg Low Kick Putra.
Atlet Lotim Wahyu Maksum harus terhenti di babak semifinal setelah menghadapi petarung asal Dompu."Kami menghormati keputusan pertandingan, tetapi pada laga Wahyu Maksum melawan atlet Dompu di semifinal terdapat hasil yang menurut kami cukup kontroversial. Meski demikian, kami tetap menerima keputusan tersebut dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi ke depan," katanya.
Dengan total 6 medali, Sulistiyo berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan.
"Raihan ini kami jadikan penyemangat agar ke depan Kick Boxing Lombok Timur bisa terus berprestasi dan mengharumkan nama Lombok Timur," pungkasnya.
Tambahan 6 medali dari cabor Kick Boxing diharapkan turut mendongkrak posisi Lombok Timur dalam perolehan medali umum Porprov XII NTB 2026.



