Daftar Isi [Tampil]

Pesta Literasi mahasiswa KKN Tematik STMIK SZ NW Anjani berkolaborasi dengan Bale Literasi Lombok Timur di MTs Bahrul Ulum NW Telaga Bagik.
LOMBOK TIMUR RADARSELAPARANG.COM || Halaman Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bahrul Ulum NW Telaga Bagik, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, ramai oleh ratusan siswa. Mereka bukan upacara, tapi sedang berpesta buku. Sabtu (25/7/2026).

"Pesta Literasi" digelar mahasiswa KKN Tematik STMIK SZ NW Anjani berkolaborasi dengan Bale Literasi Lombok Timur sebagai kegiatan perdana dengan fokus utama menumbuhkan budaya baca di era digital.

Ketua kelompok KKN, Zurrahim, mengatakan arus informasi yang cepat saat ini bisa menjadi bumerang jika siswa tidak dibekali kemampuan memilih dan memahami informasi.

"Di era modern yang serba digital ini, informasi datang begitu cepat. Namun, derasnya arus informasi justru menjadi tantangan besar jika tidak diimbangi dengan kemampuan memilih dan memahami informasi dengan baik. Di sinilah literasi membaca memegang peranan yang sangat penting," ujarnya.

Ia menegaskan literasi bukan sekadar bisa mengeja. Literasi adalah kemampuan memahami, menganalisis, dan mengambil hikmah dari bacaan.

"Dengan membiasakan diri membaca, kita tidak hanya membuka jendela dunia, tetapi juga membentengi diri dari berita bohong atau hoax serta membentuk pola pikir yang kritis dan cerdas," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN ingin menjadi pemantik semangat baca. 

"Kami berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa cinta membaca di kalangan adik-adik sekalian. Mari kita jadikan buku dan bacaan sebagai sahabat setia dalam menuntut ilmu," ajaknya.

Zurrahim mewakili rekan-rekan KKN juga mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah dan masyarakat Desa Ketapang Raya atas sambutan hangatnya.

"Selamat berliterasi! Mari kita buka dan ikuti Pesta Literasi ini dengan penuh antusias," tutupnya.

Dengan adanya Pesta Literasi ini, MTs Bahrul Ulum Telaga Bagik diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, dan tidak mudah termakan hoax.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah MTs Bahrul Ulum, Muksin QH, S.Ag, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKN STMIK SZ NW Anjani serta Bale Literasi Lombok Timur.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga hari ini MTs Bahrul Ulum Telaga Bagik menjadi tempat berlangsungnya Pesta Literasi. Ini adalah angin segar bagi kami di tengah tantangan zaman yang serba cepat dan penuh distraksi gadget," ucap Muksin.

Menurutnya, di era digital seperti sekarang, anak-anak memang mudah mengakses informasi. Namun tidak semua informasi itu benar dan bermanfaat.

"Kami sebagai lembaga pendidikan punya tanggung jawab besar. Tugas kami bukan hanya mengajar membaca, tapi juga mengajari anak-anak bagaimana cara membaca dengan benar, memahami, dan menyaring mana yang baik dan mana yang hoax. Karena itu literasi hari ini adalah benteng kita," tegasnya.

Muksin juga mengajak seluruh siswa menjadikan buku sebagai sahabat dalam setiap waktu. 

"Anak-anakku, jangan pernah lelah membaca. Buku adalah guru yang tidak pernah marah. Dari buku kita bisa ke mana saja tanpa harus keluar rumah. Dari buku kita bisa jadi orang hebat. Mulai hari ini, mari kita biasakan 15 menit sebelum pelajaran dimulai untuk membaca," pesannya.

Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Pihak sekolah siap bersinergi dengan kampus dan komunitas literasi untuk membuat pojok baca dan agenda rutin membaca bersama.

"Kami ucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN dan Bale Literasi Lotim. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah. Mudah-mudahan dari Telaga Bagik ini lahir penulis, ulama, dan pemimpin masa depan yang cerdas dan berakhlak," pungkasnya.

Usai sosialisasi, panitia langsung membuka "lapak baca buku gratis" di halaman sekolah. Antrean siswa berebut memilih buku jadi bukti respon yang sangat memuaskan. (rs/Toni)