LOMBOK TIMUR Radarselaparang.com || Suasana pagi di pesisir Lombok Timur mendadak heboh. Sekitar pukul 08.00 Wita, warga dan nelayan digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah yang mengapung di Perairan Laut Rambang, Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur.
Proses evakuasi jenazah yang ditemukan nelayan di pantai rambang.
Korban diketahui bernama Sehar (53), seorang nelayan asal Dusun Timba Lindur, Desa Suryawangi, Kecamatan Labuhan Haji.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh tiga nelayan asal Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak yang sedang melaut.
Awalnya Sopian melihat sesosok tubuh mengambang dari kejauhan. Ia pun mendekat dan memastikan korban sudah tidak bernyawa.
Saat itulah Sopian melihat perahu nelayan lain melintas. Itu perahu milik Hamzah bersama Jumadil. Sopian langsung memanggil dan mengajak keduanya untuk mengevakuasi.
Bersama-sama, Hamzah dan Jumadil mengangkat jenazah ke atas sampan milik Hamzah. Selanjutnya jenazah dibawa ke pesisir Desa Tanjung Luar. Sementara Sopian kembali melanjutkan melaut.
Setiba di darat, jenazah langsung diturunkan dan laporan disampaikan ke Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Luar. Dari sana diteruskan ke petugas piket SPKT Polsek Keruak.
Mendapat laporan, personel Polsek Keruak langsung turun ke lokasi. Mereka melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi demi kepentingan penyelidikan.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Proses identifikasi dan penyelidikan juga masih berjalan.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi.
"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan peristiwa ini kepada pihak kepolisian. Seluruh proses akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu berhati-hati saat melaut dan memastikan perlengkapan keselamatan.
Pihak keluarga korban juga telah mendapat informasi terkait penemuan ini. (RS/Toni)

