Daftar Isi [Tampil]

LPKA Loteng Peringati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 melalui kegiatan "Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan".
LOMBOK TENGAH Radarselaparang.com || Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah turut memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 melalui kegiatan "Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan". 

Kegiatan yang dipusatkan di LPKA Kelas I Tangerang itu diikuti secara daring oleh jajaran LPKA Lombok Tengah (Loteng) dari Aula LPKA, Selasa (21/07/2026).

Acara di LPKA Loteng dihadiri Kepala LPKA Lombok Tengah Hidayat, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas NTB Akhmad Zaenal Fikri mewakili Kakanwil, Kepala Bapas Kelas I Mataram Arimin, serta perwakilan Dinas Pendidikan Lombok Tengah dan Ditres PPA dan PPO Polda NTB.

Rangkaian dimulai dengan penampilan kreasi seni Anak Binaan LPKA Kelas I Tangerang. Kolaborasi angklung dan band membawakan lagu "Ayo Ngopi" ciptaan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H.

Sambutan kemudian disampaikan Wakil Gubernur Banten Dr. H. Achmad Dimyati Natakusumah, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., serta Kepala Staf Kepresidenan.

Puncak acara adalah sesi dialog interaktif. Anak binaan dari berbagai LPKA, termasuk yang daring, menyampaikan harapan dan cita-cita mereka. Pesan-pesan itu dijawab langsung dengan motivasi dan wejangan inspiratif dari Kepala Staf Kepresidenan sebagai bekal untuk masa depan.

Juga dilakukan penyerahan cendera mata berupa alat tulis dan perlengkapan minum kepada anak binaan LPKA Tangerang.

Usai mengikuti kegiatan daring, LPKA Loteng memeriahkan Hari Anak Nasional dengan penampilan Hadrah dan Band Anak Binaan. Penampilan tersebut menghibur tamu undangan sekaligus menjadi wadah menyalurkan kreativitas anak.

Kalapas LPKA Loteng, Hidayat menegaskan, peringatan ini menjadi momentum memperkuat pembinaan yang berorientasi pada pemenuhan hak anak dan pengembangan potensi.

“Melalui kegiatan ini diharapkan semangat dan motivasi anak binaan meningkat untuk memperbaiki diri, mengembangkan potensi, dan kembali ke masyarakat sebagai generasi mandiri, berkarakter, dan bermanfaat,” ujar Hidayat.

Ia menambahkan, pembinaan di LPKA tidak hanya fokus pada hukuman, tetapi juga pada pembentukan karakter agar anak binaan siap kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan mental yang kuat.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Ditjen Pemasyarakatan dan LPKA di seluruh Indonesia, termasuk Lombok Tengah, untuk terus menghadirkan pembinaan humanis bagi anak yang berhadapan dengan hukum..(RS/Toni)