Daftar Isi [Tampil]

Ketua Festival Pesata Rakyat Sakra Barat, Fikry Putra Revolusi saat menemui Kapolres Lotim, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H. 
LOMBOK TIMUR Radarselaparang.com || Hitung mundur dimulai. Festival HUT RI ke-81 Kecamatan Sakra Barat resmi mendapat dukungan penuh dari jajaran kepolisian.

Ketua Festival Fikry Putra Revolusi duduk satu meja dengan orang nomor satu di Polres Lotim, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H. Pertemuan di ruang kerja Kapolres itu menjadi sinyal kuat festival rakyat terbesar di Sakra Barat tahun ini full satu pekan yang akan digelar aman dan meriah pada 17-23 Agustus 2026.

Kapolres Lotim tak menutup apresiasinya. Ia menyebut festival ini bukan sekadar hura-hura kemerdekaan, tapi strategi menjaga Kamtibmas.

"Kami sangat mengapresiasi Festival di Sakra Barat. Ini luar biasa. Kegiatan seperti ini harus didukung penuh karena selain memeriahkan HUT RI, ini juga menjaga Kamtibmas dengan kegiatan-kegiatan positif. Silahkan berkreasi, kami dari Polres Lombok Timur siap mengamankan dan mendukung," tegas AKBP Ariakta Gagah Nugraha dengan nada semangat.

Menurutnya, ketika ribuan warga berkumpul untuk hal positif, tugas Polri justru terbantu. Apalagi agenda yang disiapkan panitia sangat beragam: Jalan Sehat, Fun Bike, Sakra Barat Bersholawat, hingga membangkitkan kembali budaya lokal Alba, Cilokak, Jangger, dan Rudat.

"Itu contoh nyata kegiatan yang menghibur sekaligus mempersatukan," ujarnya.

Fikry Putra Revolusi datang bukan hanya meminta restu. Ia membawa misi besar: memastikan seluruh lini pengamanan nyambung.

"Alhamdulillah kami diterima langsung oleh Bapak Kapolres di ruangannya. Kami sampaikan selamat datang kepada Bapak Kapolres baru di Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Kamtibmas di Lombok Timur, khususnya di Sakra Barat tetap terjaga aman dan kondusif," ucap Fikry.

Pemuda yang dikenal aktif di kegiatan sosial itu menegaskan, festival ini bukan milik panitia.

"Kami mohon doa dan dukungan penuh dari Bapak Kapolres agar Festival HUT RI ke-81 Kecamatan Sakra Barat ini bisa sukses, aman, dan meriah. Tanpa dukungan Polri, festival ini tidak akan bisa berjalan lancar. Ini adalah hajat kita bersama, pesta rakyat untuk merayakan kemerdekaan," katanya penuh keyakinan.

Dengan lampu hijau dari Polres Lotim, mesin panitia kini tancap gas. Selama 7 hari, Sakra Barat akan berubah menjadi panggung rakyat.

Ada lomba, ada musik, ada olahraga, ada sholawat, dan ada budaya. Tujuannya jelas: merayakan kemerdekaan dengan cara yang membumi, menghibur, dan tetap aman.

Festival ini diharapkan menjadi bukti bahwa semangat 17 Agustus tidak harus dirayakan dengan upacara saja. Di Sakra Barat, kemerdekaan akan dirayakan dengan tawa, gerak, doa, dan kebersamaan.