![]() |
| Tim BAZNAS Lotim Verifikasi LKSA kecamatan Suralaga |
Kedatangan tim ini untuk melakukan verifikasi faktual calon penerima Program Bantuan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak LKSA Tahun 2026.
Verifikasi dilakukan bukan hanya di atas kertas. Tim mencocokkan dokumen administrasi dengan kondisi nyata di lapangan. Mulai dari jumlah anak asuh, kondisi asrama, kelengkapan data, hingga kebutuhan mendesak lembaga. Tujuannya satu, memastikan dana Zakat, Infak dan Sedekah ZIS yang dikumpulkan dari masyarakat sampai ke pihak yang benar-benar membutuhkan.
Muh. Munir Fauzi, M.Pd., Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Lotim, mengatakan proses ini adalah tahapan wajib sebelum penetapan penerima. Verifikasi faktual ini filakukan untuk memastikan kesesuaian antara data yang diajukan dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
"Kami melihat langsung kondisi LKSA, data anak asuh, kelengkapan administrasi, serta kebutuhan lembaga. Dengan proses ini, kami berharap bantuan yang nantinya diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan," ungkapnya.
Ia menegaskan, BAZNAS Lotim berkomitmen menjaga amanah para muzaki. Pendistribusian ZIS dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai aturan yang berlaku.
Hal senada disampaikan H. Murjoko, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Lotim sekaligus Koordinator Tim Zona 2 yang membawahi Kecamatan Selong, Suralaga, dan Lenek.
"Tim Zona 2 melakukan verifikasi secara langsung agar kami mendapatkan data yang benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Kami tidak hanya melihat dokumen, tetapi juga melihat kondisi lembaga dan anak-anak yang berada dalam pengasuhan LKSA. Data hasil verifikasi ini nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses penetapan bantuan," jelasnya.
Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan pengelola LKSA penting agar bantuan tidak berhenti di seremonial. Harapannya program ini berdampak nyata pada keberlangsungan pelayanan sosial untuk anak-anak.
Dari pihak LKSA TGH. Muhammad Sadaruddin, pengurus menyambut baik kedatangan tim. Mereka mengapresiasi BAZNAS yang mau datang langsung dan mendengarkan kondisi lembaga.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lombok Timur yang telah hadir langsung melakukan verifikasi di LKSA kami. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan lembaga secara langsung kepada tim BAZNAS. Semoga proses ini dapat menjadi jalan bagi terwujudnya bantuan yang bermanfaat bagi anak-anak yang kami asuh," ujar pengurus LKSA.Pengurus juga berharap dukungan dari BAZNAS dan pihak lain terus berlanjut agar pelayanan dan pengasuhan untuk anak-anak bisa semakin baik.
Verifikasi faktual ini menjadi bagian dari mekanisme BAZNAS Lotim dalam mengoptimalkan pengelolaan dana ZIS. Setiap pengajuan bantuan wajib melewati administrasi dan verifikasi lapangan terlebih dahulu sebelum ditetapkan sebagai penerima.
Melalui langkah itu, BAZNAS berupaya memastikan dana umat disalurkan secara amanah, transparan, dan memberi manfaat langsung. Khususnya untuk anak-anak di LKSA TGH. Muhammad Sadaruddin yang membutuhkan perlindungan, pengasuhan, pendidikan, dan pemenuhan kebutuhan dasar. (RS)



