Daftar Isi [Tampil]

BAZNAS Lotim gerakan solidaritas lintas generasi. Lembaga amil zakat itu menggelar Rapat Koordinasi
LOMBOK TIMUR - radarselaparang.com || Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menggerakkan solidaritas lintas generasi. Lembaga amil zakat itu menggelar Rapat Koordinasi Gerakan Kemanusiaan bersama Forum Mahasiswa se-Lombok Timur, Forum OSIS dan OSIM, serta sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda atau OKP. Rabu (26/8/2026)

Pertemuan yang berlangsung di Lombok Timur ini membahas langkah konkret penggalangan dana dan dukungan sosial bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Agenda serupa juga diarahkan untuk merespons berbagai persoalan kemanusiaan yang terjadi di Pulau Lombok.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur Drs. H. Muhammad Kamli hadir langsung memimpin rapat. Ia didampingi Wakil Ketua II Dr. H. Hamidi, S.T., M.Pd dan Kepala Bagian Keuangan dan Pelaporan Syamsul Hadi. Kehadiran jajaran pimpinan menunjukkan keseriusan BAZNAS memastikan gerakan sosial berjalan tertib, akuntabel dan bertanggung jawab.

"Kepedulian terhadap korban bencana tidak hanya soal bantuan materi. Ada kehadiran moral, solidaritas, dan dukungan psikososial yang juga penting bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah," ujar H. Muhammad Kamli.

Dalam rapat disepakati bahwa persoalan kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama. Mahasiswa dinilai memiliki peran strategis membangun kesadaran publik dan menggerakkan solidaritas di kampus. Forum OSIS dan OSIM diharapkan menumbuhkan pendidikan karakter, kepedulian sosial, serta semangat berbagi di kalangan pelajar. Sementara OKP bertugas memperluas jaringan gerakan hingga ke berbagai lapisan masyarakat.

Fokus utama penggalangan dana adalah untuk saudara-saudara di NTT yang terdampak gempa. Namun gerakan ini juga menyasar korban tragedi kemanusiaan lain di Lombok. Jarak geografis disebut tidak boleh menjadi penghalang rasa persaudaraan.

BAZNAS menekankan pentingnya pengelolaan dana yang profesional. Setiap donasi yang terkumpul harus dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, amanah dan tepat sasaran. Hal itu untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan.

Wakil Ketua II BAZNAS Lotim Dr. H. Hamidi menambahkan, gerakan ini diharapkan tidak berhenti pada satu kali penggalangan dana. Tujuannya membangun ekosistem solidaritas sosial yang berkelanjutan dan responsif terhadap berbagai persoalan kemanusiaan, baik di daerah sendiri maupun di luar daerah.

"Melalui semangat Dari Lombok untuk Kemanusiaan, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa, pelajar, pemuda dan organisasi masyarakat punya kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap sesama," katanya.

Rapat koordinasi menutup dengan komitmen bersama. Agenda kemanusiaan ini diukur bukan hanya dari besarnya dana yang terkumpul, tetapi dari seberapa besar kepedulian yang dibangun. Setiap rupiah, setiap tangan yang membantu, dan setiap langkah bersama disebut sebagai ikhtiar meringankan beban saudara yang tertimpa musibah.

BAZNAS Kabupaten Lombok Timur bersama mahasiswa, pelajar, pemuda dan seluruh elemen masyarakat menegaskan siap bergerak bersama untuk kemanusiaan. (RS)