Radarselaparang.com || Kabar baik datang dari dunia kampus. Sebanyak 6 dosen Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor berhasil meloloskan proposal dan meraih bantuan dana riset penelitian Litapdimas dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026.
Capaian ini menjadikan IAI Hamzanwadi Pancor sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Nusa Tenggara Barat yang secara institusional tercatat dalam Surat Keputusan Litapdimas Kemenag RI sebagai penerima dana riset 2026 untuk berbagai kluster penelitian.
Wakil Rektor I Bidang Akademik IAI Hamzanwadi Pancor, DR. H. Abdul Hayyi Akrom, M.Pd menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut. Ia menyebut keberhasilan enam dosen ini sebagai buah dari komitmen bersama memperkuat tradisi akademik di kampus.
"Kami sangat bersyukur atas capaian para dosen. Harapannya, ini menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk terus mengembangkan tradisi riset di lingkungan IAI Hamzanwadi Pancor," ungkapnya. Sabtu (1/8/2026).
Keberhasilan ini juga sejalan dengan arahan Rektor IAI Hamzanwadi Pancor, Tuan Guru Bajang, yang terus mendorong civitas akademika untuk menghidupkan tradisi ilmiah. Rektor secara konsisten mengingatkan pentingnya membangun kolaborasi, memperluas jejaring akademik, serta melakukan kajian-kajian ilmiah dari berbagai bidang keilmuan.
Dengan lolosnya dana Litapdimas, pihak rektorat berharap budaya penelitian di kampus semakin tumbuh dan meluas. Targetnya, ke depan semakin banyak dosen yang mampu menembus skema pendanaan riset baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia berharap di masa yang akan datang, semakin banyak dosen IAI Hamzanwadi Pancor yang berhasil meraih dana riset maupun program penelitian dari berbagai lembaga, baik tingkat nasional maupun internasional.
"Kita berikhtiar agar IAI Hamzanwadi Pancor tumbuh menjadi institusi yang terkemuka dalam bidang riset dan kajian ilmiah," pungkasnya.


