Lombok Timur - radarselaparang.com || Rabu (19/8/2026) menjadi hari penting bagi jamaah Masjid Nurul Hidayah, Desa Belanting, Kecamatan Sambelia. Rombongan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sambelia bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) hadir untuk melihat langsung perkembangan pembangunan masjid sekaligus memastikan kepastian arah kiblat.
Bersama panitia pembangunan Masjid Nurul Hidayah Desa Belanting, KUA, dan DMI Kecamatan Sambelia tetapkan arah kiblat
Kunjungan dipimpin Kepala KUA Sambelia, Bapak Hikmat, S.Ag, didampingi para penyuluh agama. Hadir pula Ketua DMI Kecamatan Sambelia, Ustaz Safawi QH SHI. Dari pemerintah desa turut hadir Pj Kepala Desa Belanting Mawardi, S.AP beserta Sekretaris Desa, pengurus masjid, tokoh masyarakat dan jamaah.
Ketua Pengurus Masjid sekaligus Ketua Panitia Pembangunan, H. Syaiful Bahri, menyampaikan persoalan arah kiblat sebelumnya sempat menimbulkan perbedaan pandangan di masyarakat. Untuk menghindari keraguan saat beribadah, warga sepakat membangun ulang masjid dengan dasar yang jelas.
"Kami berharap bersatu hati dalam menentukan arah kiblat, berdasarkan hasil kalibrasi Bimas Islam Kemenag Lotim beberapa tahun yang lalu," ujar H. Syaiful.
Musyawarah digelar pukul 17.00 WITA dan disaksikan Pemdes, BPD, tokoh agama H. Kamarudin, perwakilan KUA, DMI, serta seluruh jamaah yang hadir. Setelah berdiskusi, semua pihak akhirnya sepakat menetapkan arah kiblat sesuai hasil kalibrasi tim ahli tahun 2018.
Kesepakatan ditutup dengan besama-sama mengucap Bismillahirrahmanirrahim sebagai bentuk penyatuan langkah demi ketenangan dalam beribadah.Penetapan arah kiblat ini menjadi langkah awal sebelum peletakan batu pertama pembangunan masjid. Rencananya peletakan batu pertama akan dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur pada Senin, 31 Agustus 2026 mendatang.
Warga Belanting berharap kebersamaan yang terjalin dalam proses ini membawa keberkahan bagi Masjid Nurul Hidayah dan seluruh masyarakat desa. (rs/Acip)


