![]() |
| Pendataan Perlinsos di kantor desa Sambelia |
Ketua Perlinsos BPBD Lotim, Indra Satriadi, mengatakan sebanyak 14 relawan Perlinsos diturunkan untuk membantu proses pendataan di Desa Sambelia.
"Hingga hari ini tercatat sebanyak 552 warga Desa Sambelia yang sudah mendaftar Perlinsos," kata Indra Satriadi. Kamis (6/8/2026).
Dari jumlah pendaftar tersebut, sebanyak 50 warga mengajukan sanggahan karena pada aplikasi Perlinsos statusnya dinyatakan tidak layak. Menindaklanjuti sanggahan itu, tim dari desa akan melakukan verifikasi langsung ke lapangan. Pengecekan akan dilakukan ke rumah masing-masing warga yang mengajukan sanggahan oleh operator desa dan kepala dusun sesuai dengan data yang disanggah.
Indra menegaskan, petugas Perlinsos akan tetap setia dan terbuka melayani masyarakat, baik yang mendaftar baru maupun yang mengajukan sanggahan. Pelayanan akan terus dilakukan sampai tidak ada lagi warga yang datang. Dalam kegiatan ini petugas juga dibantu oleh mahasiswa KKN dari Universitas Mataram.
Pendataan Perlinsos kali ini merupakan pendataan ulang untuk warga yang masuk Desil 1 sampai 4. Pendataan juga menyasar warga yang belum terdaftar, termasuk pasangan baru yang telah memiliki Kartu Keluarga.
Sementara itu, Kepala Desa Sambelia H. Moh. Kahar dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat dari BPD Kabupaten Lotim. Sesuai jadwal, Desa Sambelia mendapat giliran pada tanggal 5 hingga 6 Agustus untuk mengarahkan warga datang ke kantor desa mendaftarkan diri pada aplikasi Perlinsos melalui relawan yang diturunkan.
"Dan diharapkan kepada warga nantinya menyanggah apabila terdapat ketidakcocokan di aplikasi Perlinsos," ujar Kades H. Kahar.
Kades juga menyampaikan, untuk wilayah Kecamatan Sambelia ada tiga desa yang mendapat jadwal dari BPD Lotim. Desa Belanting dijadwalkan Senin Selasa tanggal 10 sampai 11 Agustus, dan Desa Labuan Pandan pada Rabu Kamis tanggal 12 sampai 13 Agustus.
Terkait banyaknya sanggahan dari masyarakat, solusi yang disiapkan adalah menghubungi operator desa.
Kades Sambelia berharap warga yang memang layak menerima bantuan namun belum terdaftar dapat diakomodir nantinya oleh pihak yang memiliki wewenang.(RS/acip)


