![]() |
| Ribuan pengunjung ikuti Pembukaan festival Gawe Beleq Sakra Barat. |
Sorak sorai warga pecah sejak artis lokal Lombok Timur naik ke panggung. Lampu sorot, dentuman musik, dan deretan stan UMKM membuat suasana malam itu berbeda dari biasanya.
Ketua Panitia Festival Gawe Beleq, Muhammad Faizun Fikri, mengatakan kegiatan ini sengaja dikemas untuk memberikan hiburan sekaligus ruang bagi masyarakat mengekspresikan semangat kemerdekaan.
"Gawe Beleq ini merupakan rangkaian menyambut HUT RI ke 81 dan memberikan hiburan buat masyarakat Kecamatan Sakra Barat dan masyarakat Lombok Timur pada umumnya," ujarnya.
Untuk menambah semarak, panitia menghadirkan sejumlah artis lokal yang sudah dikenal di Lombok Timur. Faizun berharap festival ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberi dampak langsung kepada masyarakat.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun, agar semangat gotong royong dan kebersamaan warga semakin kuat.
Pembukaan festival secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik. Dalam sambutannya, Sekda menyoroti peran penting kegiatan kerakyatan seperti ini dalam menggerakkan ekonomi desa."Salah satu program Lombok Timur Berkembang yakni memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah. Tentu dengan adanya festival ini akan menghidupkan UMKM yang ada dan perputaran ekonomi di Sakra Barat akan ikut berkembang," katanya.
Penekanan pada UMKM menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Lewat festival, pelaku usaha kecil diberi ruang untuk menjajakan produk mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk pertanian. Dengan ribuan pengunjung yang hadir, omzet pedagang diprediksi meningkat selama festival berlangsung.
Warga yang datang tidak hanya dari Sakra Barat. Beberapa di antaranya mengaku sengaja datang dari kecamatan lain karena mendengar kemeriahan Gawe Beleq melalui media sosial dan kabar dari mulut ke mulut.
Kemeriahan malam pembukaan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 di Sakra Barat. Selain hiburan musik, panitia juga menyiapkan berbagai lomba rakyat, pameran, dan pasar malam yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Usai pembukaan masyarakat yang hadir dihibur oleh group cilokaq Alba 05. Dengan semangat kemerdekaan yang digaungkan, Festival Gawe Beleq diharapkan menjadi contoh bagaimana perayaan 17 Agustus bisa dikemas lebih dari sekadar upacara. Ia menjadi ruang temu, ruang ekonomi, dan ruang hiburan bagi masyarakat di tengah semangat "Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Sebagai informasi berikut rangkaian acara festival Gawe Beleq Sakra Barat
- 17 Agustus malam: Alba 05, pembuka semarak kemerdekaan
- 18 Agustus malam: Cilokaq Tokol Songak
- 19 Agustus malam: Temu Karya 05
- 20 Agustus malam: Sakbar Bersholawat
- 21 Agustus malam: Jangger Turun Tangis
- 22 Agustus siang: Jalan Sehat, Senam, Samsat Keliling, Bazar Murah
- 22 Agustus malam: Puncak! Rudat Temu Karya dan Pelepasan 1000 Lampion
- 23 Agustus: Fun Bike, penutup meriah. (RS/toni)



