LOMBOK TIMUR - radarselaparang.com || Masa jabatan Direktur Utama dan Direktur Keuangan PT Selaparang Finansial Lombok Timur berakhir. Untuk mengisi kekosongan, Pemerintah Daerah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Pendopo Bupati Lombok Timur. Jumat (28/8/2026).
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pengisian jabatan Direktur Utama dan Direktur Keuangan PT Selaparang Finansial Lombok Timur berakhir.
RUPSLB ini beragenda tunggal pergantian jabatan Direktur Utama dan salah satu Direktur, sekaligus menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) yang akan mulai bertugas Sabtu ini (29/8/2026).
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dalam arahannya menegaskan tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan di BUMD tersebut. Ia meminta proses transisi berjalan cepat agar operasional perusahaan tetap berjalan.
Bupati Warisin juga mengapresiasi kinerja Direktur Utama dan Direktur Keuangan yang purna tugas. Menurutnya, keduanya telah membawa PT Selaparang Finansial mampu menyetor deviden kepada Pemerintah Daerah.
"Terima kasih. Mudah-mudahan selepas dari jabatan di Selaparang Finansial ini, bisa lebih tenang, mendapatkan situasi yang bagus dalam membina kehidupan lebih baik dengan keluarga," ujarnya.
Ia berpesan kepada Direktur Utama dan Direktur Keuangan yang purna tugas agar tetap memberikan arahan dan nasihat kepada penggantinya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Warisin menyoroti persoalan kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) yang masih tinggi. Ia berharap Plt yang ditunjuk dapat bekerja lebih efektif dan disiplin untuk menurunkannya. Jadi upaya hari ini, terutama Direktur yang akan menjadi Plt, diberharapkan agar tugas-tugas rutin menjadi perhatian khusus, menjadi pekerjaan yang lebih efektif, lebih disiplin. Dan semua petugas-petugas lainnya mendukung."Sehingga kesehatan dari Selaparang Finansial dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa lebih sehat," katanya.
Dukungan semua pihak juga diminta Bupati untuk memikirkan strategi terbaik agar kondisi keuangan PT Selaparang Finansial semakin membaik.
Direktur Utama PT Selaparang Finansial purna tugas, Iva Nuril Solihani dalam kesempatan yang sama menceritakan pengabdiannya selama 25 tahun di perusahaan itu. Ia mengaku tidak mudah mengemban amanah, namun bersyukur bisa menjalankan tugas hingga akhir masa jabatan.
"Tentu tidak mudah mengemban amanah jabatan. Akan tetapi ini saatnya kami berpamitan kepada Bupati dan semua jajaran yang telah membantu kami dalam memaksimalkan pekerjaan kami di PT Selaparang Finansial. Untuk itu kami berharap selanjutnya PT Selaparang Finansial ini menjadi lebih baik lagi," ungkap Iva.
Ia juga menyampaikan bahwa kewajiban pembayaran deviden dan hutang pajak saat ini telah dilunasi. Untuk kepemimpinan selanjutnya, ia berharap fokus diberikan pada penyelesaian penurunan NPL.
Sepanjang masa bakti, PT Selaparang Finansial menyetor deviden untuk Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp2,3 miliar.
Turut hadir dalam RUPSLB Komisaris Utama PT Selaparang Finansial beserta jajarannya, Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Lombok Timur, pimpinan OPD, dan para direktur seluruh BUMD Lombok Timur. (RS)


