Lombok Timur - radarselaparang.com || Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Nusa Tenggara Barat di kancah nasional. Tiga siswa terbaik dari NTB berhasil lolos sebagai finalis Olimpiade Sains Nasional 2026 jenjang Pendidikan Menengah dan siap bersaing di tingkat nasional.
Afifa Halwa Nismara siswi MAN IC Lombok Timur Lolos Final OSN tahun 2026
Berdasarkan data resmi, salah satu nama yang membawa harum NTB adalah Afifa Halwa Nismara, siswi Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Lombok Timur (Lotim). Afifa lolos sebagai finalis OSN 2026 bidang Ekonomi. Ia akan mewakili NTB sekaligus madrasah pada ajang yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang pada 12 sampai 20 September 2026.
Kepala MAN IC Lotim, H. Nasruddin Mansyur, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Afifa merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan guru, serta pembinaan intensif yang dilakukan madrasah.
"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Afifa. Ini bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik di Indonesia. Kami berharap ia dapat memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Lombok Timur dan NTB di tingkat nasional," ujar Nasruddin. Rabu (19/8/2026).
Ucapan serupa juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB, H. Zamroni Aziz. Ia menilai lolosnya Afifa ke final OSN menjadi motivasi bagi madrasah lain untuk terus mengasah potensi akademik siswanya.
Selain MAN IC Lombok Timur, NTB juga mengirim dua wakil lainnya. SMAN 1 Mataram berhasil meloloskan siswanya di bidang Kebumian, sementara SMAN 1 Taliwang mengirim wakilnya di bidang Komputer dan Informatika.
Dengan demikian, NTB memiliki tiga finalis yang akan berjuang di tiga bidang berbeda pada OSN 2026. Keikutsertaan mereka diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, memperluas jejaring, dan mengharumkan nama daerah.
Olimpiade Sains Nasional merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan siswa-siswa terbaik dari seluruh Indonesia. Tahun ini final tingkat nasional dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Malang dan akan diikuti ratusan finalis dari berbagai provinsi.
Bagi Afifa dan dua finalis lainnya, persiapan intensif terus dilakukan. Dukungan dari sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah diharapkan mampu mengantarkan mereka meraih hasil terbaik.
Keberhasilan tiga pelajar NTB ini menjadi bukti bahwa pembinaan sains di daerah terus bergerak maju. Dari Lombok Timur, Mataram, hingga Sumbawa Barat, semangat untuk berprestasi di bidang sains mulai merata dan memberi harapan baru bagi dunia pendidikan NTB. (rs/Toni)

