Daftar Isi [Tampil]

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin sedang dalam perjalanan dinas dari Lenek Lauk menuju Labuhan Haji. Di tengah perjalanan, tepatnya di ruas Lenek Baru Kecamatan Lenek arah Korleko, kendaraan yang ditumpanginya mendadak berhenti dan turun melihat lubang di jalan tersebut.
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin sedang dalam perjalanan dinas dari Lenek Lauk menuju Labuhan Haji. Di tengah perjalanan, tepatnya di ruas Lenek Baru Kecamatan Lenek arah Korleko, kendaraan yang ditumpanginya mendadak berhenti. Ahad (9/8/2026).

Bukan karena ada acara. Tapi karena di depan terlihat jalan berlubang cukup besar, satu di tengah badan jalan dan satu lagi di sisi tepi. Sebagai penanda, warga menaruh sebatang bambu di tengah lubang.

Melihat kondisi itu, Bupati yang akrab disapa H. Iron langsung turun dari mobil. Ia berjalan ke lokasi, mengamati kedalaman lubang, dan menanyakan kondisi jalan kepada pengendara yang melintas.

Tidak berhenti di situ. Dari pinggir jalan, Bupati langsung menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melalui telepon.

"Pak Kadis, ini saya di Lenek Baru arah Korleko. Ada jalan berlubang besar di tengah dan di pinggir. Segera lakukan pengecekan lebih jauh dan cepat penanganannya," perintah Bupati H. Iron.

Bagi Bupati H. Iron, temuan di lapangan harus langsung direspons. Ia menilai kondisi jalan seperti ini rawan memicu kecelakaan, apalagi saat hujan dan volume kendaraan meningkat.

Perhatian terhadap infrastruktur jalan memang menjadi fokus Haerul Warisin. Menurutnya, jalan adalah penentu utama kelancaran transportasi dan penggerak ekonomi masyarakat. Akses jalan yang baik juga mendukung pelayanan pendidikan, kesehatan, pariwisata, serta sektor strategis lainnya.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tengah menjalankan program percepatan pembangunan jalan tahun jamak. Dimulai sejak akhir 2025, program tersebut menargetkan 59 ruas jalan sepanjang 165 kilometer tuntas pada 2027. Rinciannya terdiri dari 49 ruas jalan kabupaten dan 11 ruas jalan penghubung lainnya.

Bupati H. Iron berharap, dengan penanganan cepat di titik-titik rawan seperti di Lenek Baru - Korleko, risiko kecelakaan dapat ditekan dan aktivitas warga tidak terganggu.