![]() |
| Perisaian oleh WBP Selong di Lombok Vespa Festival |
Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Selong tampil memukau membawakan kesenian tradisional Peresean dan Cilokaq. Aksi mereka langsung menyedot perhatian pengunjung festival.
Keterlibatan WBP ini bukan sekadar hiburan. Ini menjadi bukti nyata pembinaan di Lapas Selong yang tidak hanya fokus pada keterampilan kerja, tetapi juga pengembangan kepribadian dan pelestarian budaya daerah.
Dengan penuh percaya diri dan kekompakan, para WBP memainkan Peresean, tradisi adu ketangkasan dengan rotan dan perisai khas Sasak, serta mengalunkan musik Cilokaq yang sarat makna.
Kepala Lapas Kelas IIB Selong Sudirman mengatakan, panggung seperti ini penting untuk proses reintegrasi sosial WBP."Kami ingin memberikan kesempatan kepada WBP untuk terus mengembangkan potensi positif yang mereka miliki. Melalui Peresean dan Cilokaq, mereka tidak hanya berkarya, tetapi juga ikut menjaga dan memperkenalkan budaya Lombok," ujarnya.
Ia berharap keikutsertaan WBP dalam festival masyarakat dapat menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, dan semangat berkarya. Sekaligus menjadi gambaran bahwa pemasyarakatan diarahkan untuk membentuk pribadi yang lebih positif dan berbekal nilai budaya saat kembali ke masyarakat. (RS)



