![]() |
| Aksi Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah al-Irsyadi Mamben |
Jarak ratusan kilometer tidak menghentikan kepedulian. Dari Lombok Timur, Tim Aksi Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah al-Irsyadi Mamben bergerak. Mereka menggalang bantuan untuk 100 terpal ukuran 5 x 6 meter dan pasokan beras.
Langkah nyata sudah dimulai. Tahap pertama tuntas dengan pembelian beras senilai Rp15 juta. Kini giliran tahap kedua: memenuhi terpal dan menambah stok pangan.
Tim membuka kesempatan wakaf mulai Rp100 ribu untuk siapa saja yang ingin ikut.
“NTT Bangkit Bersama. Karena kepedulian adalah kekuatan,” kata Ketua Tim Aksi Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah al-Irsyadi, Ustadz Ahmad Asdarrudin.
Donasi dapat disalurkan melalui rekening BRI 473701022845530 atas nama Majlis Ta’lim Darunnajah al-Irsyadi. Konfirmasi melalui WhatsApp 087763088743.
Gerakan ini juga turun langsung ke masyarakat. Kamis, 10 September, tim menggelar sosialisasi di DIBAMA Aikmel dan Sumbawa Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Jumat, 11 September, giliran SMK Asy-Syaikhu Benyer menjadi titik temu kepedulian.
Angka Rp138 juta mungkin terdengar besar. Tapi di dalamnya ada ibu yang butuh tempat teduh untuk anaknya, ada jamaah yang butuh ruang untuk beribadah bersama, ada dapur yang butuh beras untuk hari esok.
“Jangan lelah berbuat baik, karena setiap kebaikan, sekecil apa pun, pasti bernilai di sisi Allah,” ujar Ustadz Ahmad Asdarrudin.
Bagi tim, jarak antara Lombok dan Flores memang membentang. Tapi jarak itu tidak boleh memisahkan rasa. Karena ketika kepedulian bergerak, perbatasan hanya jadi nama di peta.


