LOMBOK TENGAH - radarselaparang.com || Dari balik jeruji untuk ketahanan pangan. Lapas Terbuka Kelas IIB Lombok Tengah membuktikan pembinaan warga binaan bisa berbuah nyata dengan sukses menggelar panen raya padi varietas Inpari 32, Rabu (30/9/2026).
Panen raya Lapas terbuka Lombok Tengah di lahan pertanian milik Lapas seluas 3 hektare hasilkan 11 ton.
Panen raya dilaksanakan di lahan pertanian milik Lapas seluas 3 hektare. Padi Inpari 32 tersebut ditanam sejak 25 Juni 2026 dan dipanen setelah 95 hari masa tanam.
Kegiatan panen melibatkan 7 warga binaan yang sejak awal ikut mengelola dan memelihara tanaman, mulai dari masa tanam hingga panen tiba.
Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai 11 ton gabah. Capaian ini menjadi bukti pemanfaatan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan berjalan optimal.
Kalapas menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Melalui pertanian berkelanjutan, Lapas Terbuka Lombok Tengah terus mendorong pemanfaatan lahan dan pengembangan keterampilan warga binaan di bidang pertanian sebagai bekal setelah bebas nanti. (RS)

