![]() |
| Peningkatan Skill Akademik Dosen: Pelaksanaan Perkuliahan dan Penilaian Kurikulum OBE |
Kegiatan yang berlangsung di Kampus IAI Hamzanwadi Pancor, ini menjadi langkah strategis untuk memastikan IAI Hamzanwadi Pancor mampu menjawab tantangan dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja saat ini. Rabu (3/9/2026)
Wakil Rektor IAI Hamzanwadi Pancor Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, M. Pd., membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan penguatan kapasitas dosen menjadi kunci agar implementasi kurikulum berjalan efektif.
Narasumber utama, Dr. Muammar, M.Pd, menekankan pentingnya Kurikulum OBE bagi perguruan tinggi. Selain sebagai syarat administratif dalam penyusunan borang akreditasi untuk meraih predikat Unggul, kurikulum ini juga menjadi pedoman akademik yang terukur dengan target luaran lebih konkret.
Fokus utama pembahasan adalah evaluasi dan penilaian proses pembelajaran. Menurut Dr. Muammar, tanpa evaluasi yang jelas, proses belajar tidak akan memiliki standar capaian.
Distingsi Kurikulum OBE, katanya, terletak pada penekanan implementasi High Order Thinking Skills atau HOTS dalam kerangka Taksonomi Bloom. Aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa harus diukur secara signifikan.
"Seorang dosen harus mampu melakukan evaluasi secara rinci dan komprehensif terhadap hasil asesmen pencapaian CPL pada mata kuliah yang diampu, dan menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut. Seluruh proses ini harus didukung bukti yang lengkap dan sahih untuk memastikan validitas dan akuntabilitasnya," ujar Dr. Muammar.
Seluruh dosen IAI Hamzanwadi Pancor mengikuti kegiatan dengan antusias. Diskusi berjalan aktif dengan berbagai pertanyaan terkait isu implementasi OBE di lapangan.
Melalui kegiatan ini, kampus berharap kualitas perkuliahan semakin meningkat. Lulusan IAI Hamzanwadi Pancor diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing dan memberi solusi di tengah realitas dunia kerja.


