LOMBOK TIMUR - radarselaparang.com || Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor terus memantapkan langkah implementasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE). Salah satu upaya konkretnya dilakukan melalui kegiatan peningkatan kapasitas akademik bertema penyusunan bahan ajar dan modul ajar berbasis OBE.
IAIH Pancor laksanakan kegiatan peningkatan kapasitas akademik bertema penyusunan bahan ajar dan modul ajar berbasis OBE
Kegiatan tersebut digelar untuk membekali dosen dengan pemahaman dan keterampilan menyusun buku ajar serta modul yang selaras dengan tuntutan kurikulum OBE. Sasaran utamanya adalah mahasiswa IAIH Pancor angkatan 2026 yang akan menjadi angkatan pertama pelaksana penuh kurikulum tersebut.
Wakil Rektor 1 IAIH Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari kesungguhan sivitas akademika dalam menjalankan tahapan implementasi OBE di kampus. Kegiatan ini sangat penting karena memberikan pemahaman sekaligus skill kepada dosen untuk menyusun bahan ajar atau modul ajar.
"Modul-modul ini sangat diperlukan untuk implementasi kurikulum OBE di kalangan mahasiswa IAIH Pancor, khususnya angkatan 2026," ujarnya. Selasa (8/9/2026)
Ia menambahkan, sejak awal IAIH Pancor telah menyiapkan serangkaian tahapan. Dimulai dari workshop kurikulum OBE, pelatihan penyusunan RPS, hingga pembekalan tentang metode perkuliahan dan penilaian berbasis OBE.
"Pelatihan penyusunan modul ajar ini menjadi salah satu tahapan krusial agar proses pembelajaran berjalan sesuai kerangka OBE," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Muhammad Haromain turut memberikan pandangan. Ia menilai IAIH Pancor sebagai perguruan tinggi Islam swasta yang serius dan sungguh-sungguh dalam menerapkan kurikulum OBE. Keseriusan itu terlihat dari tahapan-tahapan yang telah dilaksanakan secara sistematis oleh kampus.
Dr. Haromain juga mengapresiasi antusiasme para dosen selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, semangat tersebut menjadi modal penting agar implementasi OBE di IAIH Pancor dapat berjalan dengan mudah.
Dengan pelatihan ini, IAIH Pancor berharap para dosen mampu menghasilkan bahan ajar yang tidak hanya berisi materi, tetapi juga terukur capaiannya sesuai capaian pembelajaran lulusan. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran dan lulusan IAIH Pancor ke depan.
"Keluarga besar IAIH Pancor sangat berkeyakinan bahwa pelaksanaan kurikulum OBE yang dimulai dari angkatan 2026 ini akan dapat berjalan lancar. Karena tahapan-tahapannya sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan," tutupnya. (RS)

