LOMBOK TENGAH - radarselaparang.com || Gerakan tangan yang kompak dan sorak khas Tari Kecak menggema di aula Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Lombok Tengah, Hari itu anak binaan tidak hanya duduk di kelas, tapi belajar seni tari langsung dari mahasiswa Praktik Kerja Lapangan Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram. Selasa (8/9/2026).
Anak binaan LPKA Lombok Tengah belajar seni tari langsung dari mahasiswa Praktik Kerja Lapangan Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram.
Dalam sesi pembinaan itu, anak binaan mendapatkan praktik Tari Gopala dan Tari Kecak. Mahasiswa PKL memberikan contoh gerakan, kemudian mendampingi anak binaan mengikuti setiap rangkaian langkah demi langkah.
Bagi LPKA, kegiatan ini lebih dari sekadar menyalurkan bakat. Seni tari dipakai sebagai cara melatih kedisiplinan, kekompakan, konsentrasi, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri anak binaan.
Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah Hidayat mengapresiasi kolaborasi dengan IAHN Gde Pudja Mataram. Menurutnya pembinaan harus beragam dan berkelanjutan agar anak memiliki bekal saat kembali ke masyarakat.
"Melalui kegiatan seni, anak binaan dapat mengembangkan potensi dan kreativitas sekaligus belajar tentang disiplin dan kerja sama. Kami berharap pengalaman positif ini dapat menjadi bekal bagi mereka saat kembali ke masyarakat," ujarnya.
Hidayat menambahkan, LPKA Lombok Tengah berkomitmen terus berinovasi menghadirkan pembinaan yang membentuk karakter positif. Tujuannya jelas, melatih kedisiplinan dan membangun kepercayaan diri anak binaan agar siap kembali ke lingkungan sosial dengan lebih baik. (RS)

