Daftar Isi [Tampil]

Korban Ramdhan, 56 tahun nelayan yang hilang selama 2 hari telah disemayamkan dirumah duka
LOMBOK TIMUR - radarselaparang.com || Seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Gili Linus akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (9/9/2026). 

Korban adalah Ramdhan, 56 tahun, warga Dusun Pene, Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Ia terakhir terlihat melaut menggunakan jaring pada Senin (7/9/2026) di sekitar perairan Gili Linus, Desa Batu Nampar Selatan.

Jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.45 Wita di perairan sebelah utara Gili Linus oleh nelayan lain bernama Andi, 45 tahun, yang juga warga Dusun Pene. 

PLH Kasat Pol Airud IPTU Lalu Heru Wiradinata melalui Ps. Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi menjelaskan, saat itu Andi dalam perjalanan pulang dari bagang. Ketika melintas di sebelah utara Gili Linus, ia melihat benda mengapung yang menyerupai tubuh manusia.

Setelah didekati, benda tersebut dipastikan adalah Ramdhan, nelayan yang dua hari sebelumnya dilaporkan hilang. 

"Saksi kemudian meminta bantuan nelayan lain untuk menaikkan jenazah ke atas perahu. Korban selanjutnya dibawa menuju pesisir pantai untuk proses evakuasi," terang Rusmaladi.

Setibanya di pesisir, jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah oleh Tim SAR bersama masyarakat. Selanjutnya jenazah dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami kelelahan dan kram saat berada di laut sehingga tidak dapat menyelamatkan diri. 

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian korban.

Pasca penemuan jenazah, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Batu Nampar Selatan dan sekitarnya terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Meski demikian, Bhabinkamtibmas Desa Pene terus memberikan imbauan kamtibmas kepada keluarga korban dan masyarakat di wilayah binaannya untuk mengantisipasi munculnya isu maupun informasi negatif.

Rusmaladi juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar lebih berhati-hati saat melaut.  Ia Masyarakat diimbau untuk tidak melaut sendirian dan sebelum berangkat agar memperhatikan cuaca terlebih dahulu untuk meminimalisir kecelakaan atau bahaya saat melaut. 

"Jika ada kejadian yang mengganggu stabilitas kamtibmas atau keselamatan warga, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau hubungi Call Center 110," pungkasnya.