![]() |
| Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin meresmikan gedung Puskesmas Sakra Timur senilai Rp12 miliar. |
Dalam arahannya, Bupati menegaskan fasilitas megah harus diimbangi dengan pelayanan prima dan ramah dari seluruh tenaga medis. Ia memberikan penekanan khusus agar petugas mengutamakan penanganan medis yang cepat dibanding urusan administratif.
"Jika ada seorang ibu datang membawa anaknya kemari, ia tidak sekadar mencari obat, tetapi butuh teguran, sapaan ramah, dan perhatian cepat dari kita. Layani dulu, jangan langsung menanyakan mana kartu BPJS nya. Soal administrasi itu belakangan," tegas Bupati Warisin.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan tenaga kesehatan untuk bersama-sama merawat fasilitas medis yang telah dibangun tersebut.
Di sisi lain, Pemerintah Daerah menunjukkan komitmen kuat dalam jaminan kesehatan masyarakat melalui peningkatan anggaran BPJS Kesehatan secara berkelanjutan. Anggarannya melonjak dari Rp25 miliar pada 2021, menjadi Rp28,7 miliar pada 2023, Rp87 miliar di tahun 2024, Rp88 miliar tahun 2025, hingga menembus Rp125 miliar pada 2026. Peningkatan hingga lima kali lipat sejak 2021 ini disebut sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Pemda tengah menyiapkan skema perluasan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat rentan untuk memberikan perlindungan risiko kerja dan jaminan kematian.Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur H. Aris Fahrurozy dalam laporannya mengungkapkan Surat Izin Operasional Puskesmas telah ditandatangani Dinas Perizinan pada 28 Agustus lalu. Dengan terbitnya SIO, peresmian dapat dilaksanakan secara resmi pada hari ini.
"Alhamdulillah, keberadaan Puskesmas Sakra Timur ini merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat selama bertahun-tahun. Dengan terbitnya SIO, kami menargetkan puskesmas ini dapat segera bekerja sama dengan BPJS Kesehatan paling lambat awal tahun 2027, yang kemudian dilanjutkan dengan persiapan akreditasi dalam tiga bulan mendatang," ujar Kadikes.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Kepala Dinas Perizinan, Kepala Dinas Pertanian, Direktur Utama RSUD dr. R. Soedjono Selong, Dirut RS Keruak, Dirut RS Labuhan Haji, Dirut RS Selaparang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, serta Kepala Puskesmas Lepak dan Puskesmas Sakra Timur. Hadir juga Forkopimcam, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat.
Usai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, Bupati beserta tamu undangan melakukan peninjauan langsung ke gedung Puskesmas Sakra Timur. (RS)



