Daftar Isi [Tampil]


Dandim 1615 Lombok Timur didampingi Ketua BAZNAS Lombok Timur, bersama Camat dan Kepala Desa Kesik saat menyerahkan santunan.
LOMBOK TIMUR - radarselaparang.com
|| Suasana duka menyelimuti Dusun Lengkok Ratu, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik, Jenazah Samsudin, 28 tahun, Pekerja Migran Indonesia asal Dusun Anak Dui, Desa Kesik, akhirnya tiba di kampung halaman setelah meninggal dunia di Malaysia. Ahad (20/9/2026). 

Almarhum diberangkatkan dari Malaysia dan langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Lengkok Ratu. Isak tangis keluarga pecah saat jenazah disalatkan di Masjid Al-Islah sebelum dimakamkan di Pemakaman Umum Mentagi, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik.

Di tengah suasana duka tersebut, kepedulian datang dari BAZNAS Kabupaten Lombok Timur. Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, hadir langsung bersama jajaran untuk menyampaikan belasungkawa dan menyerahkan bantuan kepada keluarga almarhum.

Kehadiran BAZNAS menjadi wujud empati kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus upaya meringankan beban setelah musibah yang menimpa almarhum selama bekerja di negeri jiran.

Turut hadir dalam prosesi tersebut Camat Masbagik, Dandim 1615, Kepala Desa Kesik, serta unsur pemerintah dan masyarakat lainnya. Kebersamaan tersebut menunjukkan kuatnya solidaritas untuk keluarga PMI yang mengalami musibah.

Diketahui, Samsudin berangkat ke Malaysia pada 2023 melalui jalur resmi dan bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit. Nahas, pada 14 September 2026, ia meninggal dunia setelah tertimpa pohon sawit yang tumbang akibat hujan disertai angin kencang di kawasan perkebunan Kluang, Johor, Malaysia.

Ketua BAZNAS Lombok Timur berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan. BAZNAS Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat yang mengalami kesulitan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah. 

"Kepedulian tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menjadikan zakat sebagai instrumen sosial yang memberi manfaat nyata serta memperkuat semangat gotong royong di Lombok Timur," ungkapnya. (RS)