Lombok Timur - radarselaparang.com || Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Nurul Ijtihad, Dusun Benteng Utara, Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Rabu (2/9).
Wabup Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Nurul Ijtihad, Dusun Benteng Utara.
Dalam sambutannya, Wabup menyoroti persoalan data desil yang saat ini banyak dibahas masyarakat. Ia menjelaskan data desil merupakan hasil pendataan Badan Pusat Statistik. Sumbernya berasal dari pencatatan masyarakat melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation atau SIKS-NG yang dikelola operator di tingkat desa.
Karena itu Wabup meminta masyarakat memahami proses pendataan tersebut. Ia juga mendorong pemerintah desa memastikan data yang tercatat sesuai kondisi di lapangan.
Wabup Edwin turut menyampaikan program Perlinsos yang tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Program itu bertujuan melakukan pemutakhiran dan pembaruan data masyarakat agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Di sektor kesehatan, Wabup Edwin menjelaskan dukungan pemerintah terhadap kepesertaan BPJS Kesehatan. Pembiayaan kepesertaan dilakukan melalui anggaran pemerintah pusat dan daerah, termasuk yang bersumber dari APBD.
Untuk bidang pendidikan, Pemkab Lombok Timur mendorong perluasan akses melalui Sekolah Rakyat jenjang SD hingga SLTA. Program tersebut menyasar anak dari keluarga desil 1 hingga desil 4 agar anak kurang mampu mendapat pendidikan layak.
Wabup Edwin juga mengingatkan pemerintah desa untuk berinovasi menggali Pendapatan Asli Desa di tengah efisiensi anggaran. Menurutnya, desa harus lebih kreatif dan mandiri mengelola potensi yang ada.
Ia menilai Desa Lendang Nangka Utara memiliki banyak potensi untuk dikembangkan. Beberapa program pemerintah juga telah masuk ke wilayah tersebut, termasuk program Desa Berdaya. Potensi itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat kemandirian desa.
Sementara itu dalam tausiyahnya, TGH. Ismail Thohir menyampaikan keistimewaan Nabi Muhammad SAW, mulai dari bulan dan tempat kelahiran hingga negara yang pernah disinggahi Rasulullah. Ia menyebut peringatan Maulid bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kecintaan umat kepada Nabi. Ia mengajak masyarakat memperbanyak membaca shalawat sebagai wujud cinta kepada Rasulullah. (RS)

