Daftar Isi [Tampil]

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami` Baiturrahman Denggen, Kecamatan Selong.
Lombok Timur radarselaparang.com || Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahkan kepala dusun, kepala desa, lurah, camat, hingga bupati jika belum mendapatkan bantuan sosial.

Menurutnya, saat ini masyarakat sudah bisa menginput data sendiri melalui berbagai aplikasi yang tersedia untuk mengusulkan diri sebagai penerima bansos.

"Bapak dan Ibu dendek de salahang kadus de, kawil de, kades de, lurah, camat, sampai Bupati, ndak usah. Karena data itu sekarang kita bisa mengisi sendiri, kita mau dapat bantuan apa, melalui berbagai program, cek bansos, perlinsos kemudian ada juga di BPS linknya," jelas Wabup saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami` Baiturrahman Denggen, Kecamatan Selong, Jumat (11/9/2026).

Wabup menjelaskan, Pemerintah Daerah bersama desa dan kelurahan saat ini sedang melakukan pemutakhiran data penduduk yang diusulkan mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Dalam pengisian data tersebut sedikitnya ada 39 variabel yang harus diisi, termasuk nomor ID listrik.

"Data yang harus dimasukkan, sekurangnya memiliki 39 variabel, termasuk nomer id listrik, di mana berbagai data yang ada sudah nyambung sehingga mempengaruhi desil," ujarnya.

Ia menyebut ada delapan lembaga yang datanya terkoneksi dalam sistem tersebut, di antaranya ATR/BPN, PLN, Kominfo, Perbankan, dan Samsat. Karena itu Pemda terus bekerja keras memperbaiki akurasi data masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Wabup juga menyinggung rencana Pemilihan Kepala Desa Serentak pada 27 Januari 2027 di 157 desa. Ia berharap pesta demokrasi di tingkat desa itu berjalan aman dan lancar.

"Mudah-mudahan Bapak Babinkamtibmas, Bapak Babinsa tidak terlalu berat tugasnya ketika kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban kita. Karena 157 itu cukup banyak desa," harapnya. "Mudah-mudahan pemilihan waktu tanggal 27 itu tepat, karena dua minggu setelah itu kita puasa," lanjutnya.

Wabup mengapresiasi warga yang tetap semangat maju mencalonkan diri sebagai kepala desa di tengah penurunan dana desa. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan legislatif dan seluruh pihak untuk menjawab tantangan pembangunan di desa.

Kegiatan Maulid tersebut dihadiri anggota DPRD Lombok Timur, Camat Selong, Lurah Denggen, Forkopimcam, tokoh agama, Ketua GOW Lombok Timur, dan masyarakat.