Daftar Isi [Tampil]

Camat Sambelia Mastur, M.Si hadir langsung sebagai pembina apel bersama di SDN 02 Sambelia
SAMBELIA - radarselaparang.com || Apel di SDN 02 Sambelia, terasa istimewa. Untuk pertama kalinya, Camat Sambelia Mastur, M.Si hadir langsung sebagai pembina apel bersama di sekolah tersebut. Senin (26/10/2026)

Sebanyak 208 siswa-siswi berbaris rapi di lapangan sekolah, didampingi seluruh dewan guru dan Kepala UPTD Dikbud Kecamatan Sambelia Saipudin, S.Pd. Meski matahari mulai terik, apel berlangsung tertib dan khidmat.

Di hadapan ratusan siswa itulah, Camat Mastur menyampaikan pesan pendidikan yang mendalam. Ia tidak hanya berbicara soal upacara, tetapi tentang masa depan anak-anak Sambelia.

Menurutnya, disiplin yang ditunjukkan siswa pagi itu adalah modal utama. Ia mengapresiasi cara siswa mengikuti apel tanpa gaduh, mendengarkan arahan dengan tenang, dan menjaga sikap.

"Terima kasih dan apresiasi yang luar biasa untuk seluruh siswa yang telah mengikuti upacara apel pagi dengan tertib hari ini. Semoga kedisiplinan dan semangat kalian hari ini menjadi awal keberhasilan kalian di masa depan," ujar Mastur.

Pesan itu ia lanjutkan dengan ajakan untuk terus rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak takut bermimpi besar. Ia berharap dari SDN 02 Sambelia kelak lahir generasi yang sukses dan berguna bagi nusa, bangsa, dan agama.

Camat Mastur juga menekankan bahwa pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Karena itu ia membuka ruang silaturahmi seluas-luasnya antara pemerintah kecamatan dan pihak sekolah.

"Bapak Ibu Guru, apabila ada keperluan atau hal yang perlu dibicarakan, silakan datang ke Kantor Camat kapan saja. Pemerintah Kecamatan ingin selalu dekat dengan seluruh instansi. Mari kita terus eratkan tali silaturahmi, karena kebersamaan adalah kunci kemajuan kita bersama," katanya.

Di akhir arahannya, Camat Mastur mengaitkan kondisi kekeringan yang dirasakan warga dengan sisi spiritual. Ia mengundang guru, siswa, dan seluruh warga Desa Sambelia untuk melaksanakan Sholat Sunnah Istisqa bersama pada hari Rabu di Lapangan Kantor Camat Sambelia, sebagai ikhtiar bersama memohon turunnya hujan yang menyuburkan ladang dan memberi keberkahan.

Menanggapi pesan Camat, Kepala UPTD Dikbud Kecamatan Sambelia Saipudin, S.Pd menilai pesan tentang disiplin dan semangat belajar sangat relevan. Ia menyebut kolaborasi pemerintah kecamatan dan dunia pendidikan di tahun ajaran baru ini terjalin sangat baik, namun masih perlu perhatian serius terhadap infrastruktur dan ketersediaan air bersih di tengah cuaca ekstrim.

Sementara Kepala SDN 02 Sambelia H. Syamsul Yamin mengaku bangga. Ia menyebut kehadiran Camat sebagai pembina apel menjadi motivasi luar biasa bagi guru dan siswa untuk meningkatkan kedisiplinan dan semangat belajar, sekaligus menjadi momen yang akan selalu dikenang warga sekolah. 

Senada dengan itu, Komite Sekolah Dasar Negeri 2 Sambelia, Ahmad Subandi menyampaikan bahwa dirinya berpedoman pada Amanat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, peran komite tidak lagi sekadar formalitas, tetapi dihidupkan sebagai jembatan nyata antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Jika selama ini banyak sekolah di berbagai daerah yang tidak berani memilih komite secara demokratis dan hanya sekadar tunjuk, sehingga komite tidak difungsikan secara maksimal, hal berbeda justru terjadi di Sambelia.

Komite Sekolah di wilayah ini secara aktif menjalankan amanat Permendikbud tersebut dengan melibatkan seluruh pimpinan yang ada di Kecamatan Sambelia untuk terlibat langsung dalam dunia pendidikan.

Salah satu program unggulannya adalah menghadirkan para pimpinan kecamatan sebagai pembina upacara sekaligus pemberi materi di sekolah-sekolah.

"Ini saya jalankan sebagai Komite sesuai amanat Permendikbud No 75 Tahun 2016. Tujuannya jelas, untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kebangsaan, dan kepemimpinan kepada peserta didik langsung dari para pemimpinnya," ujar Ketua Komite yang menggagas program ini.

Menurutnya, kehadiran Camat Sambelia dan pimpinan lainnya di tengah-tengah siswa bukan hanya seremoni. Para pimpinan memberikan materi tentang wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, disiplin, cinta lingkungan, pentingnya pendidikan, hingga motivasi meraih cita-cita.

"Anak-anak jadi lebih semangat. Mereka melihat langsung pemimpinnya datang ke sekolah. Nilai-nilai yang disampaikan jadi lebih mengena dan membekas. Ini yang kita butuhkan, pendidikan yang tidak hanya di dalam kelas," tambahnya.

Program ini pun mendapat sambutan positif dari para guru, orang tua, dan siswa. Para kepala sekolah mengaku sangat terbantu karena sekolah mendapatkan dukungan moral dan edukasi langsung dari pemerintah kecamatan. (RS/Acip)