![]() |
| Aprianti Putri Natasha siswi SMAN 1 Sambelia berhasil borong dua medali sekaligus dalam Open Festival Karate Championship Bupati Cup V di GOR Tasura |
Putri, warga Dusun Gubuk Daya, Desa Sambelia, tampil gemilang dengan meraih Juara 1 Kumite Minus 60 Kg Putri dan Juara 2 Kata Sabuk Coklat. Emas dan perak pun dibawanya pulang ke sekolah.
Bagi SMAN 1 Sambelia, ini bukan kejutan. Sejak duduk di bangku SMPN 1 Sambelia hingga kini di SMAN 1 Sambelia, Putri sudah enam kali naik podium juara. Konsistensi yang mengharumkan nama sekolah, desa, hingga kabupaten.
Kepala SMAN 1 Sambelia, Muhardi, mengaku bangga. Menurutnya, Putri adalah contoh nyata siswa berprestasi yang lahir dari ketekunan.
"Prestasi Putri membanggakan sekolah. Kami sangat mengapresiasi perjuangannya," ujar Muhardi.
![]() |
| Aprianti Putri Natasha siswi SMAN 1 Sambelia saat mendapatkan perawatan di Puskesmas |
"Anak kami mendaftar sendiri, kami hanya mendukung semampu kami. Tidak segan-segan kami berkorban demi anak kami, dan alhamdulillah hasilnya terlihat," kata Titin.
Saat kabar juara itu menyebar, Putri justru sedang terbaring di Puskesmas Sambelia karena sakit tipes. Ditemui pada Selasa, 13 Oktober 2026, keluarganya tetap tersenyum bangga, meski menyelipkan harapan.
Prestasi dari keluarga sederhana seperti Putri membuktikan SMAN 1 Sambelia mampu mencetak juara, bahkan ketika harus berjuang dengan keterbatasan.
Kini, warga menanti. Agar dua medali dari Tasura itu tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga mendapat apresiasi yang layak dari daerah. (RS/acip)



