Daftar Isi [Tampil]

Jaya Ikhlas saat berjalan diiringi ratusan pendukungnya menuju sekretariat Panitia Pilkades Desa Belanting
Lombok Timur - radarselaparang.com || Pilkades Belanting 2027 mulai memanas, bakal calon Jaya Ikhlas membuat gebrakan dengan mendaftar ke Sekretariat Panitia Pilkades diiringi ratusan pendukung dan dentuman meriah dua kelompok kesenian Kecimol. Rabu (21/10/2026).

Di tengah hingar bingar itu, Jaya Ikhlas datang dengan visi yang tajam dan berbeda: menjadikan Belanting sebagai desa mandiri yang tidak lagi bergantung pada Dana Desa pusat.

Visi utamanya adalah peningkatan Pendapatan Asli Desa sebagai kunci kemandirian. Baginya, Belanting menyimpan potensi lokal dan aset desa yang selama ini belum dikelola maksimal. Jika dikelola secara transparan dan bertanggung jawab, potensi itu bisa menjadi mesin pendapatan desa untuk kesejahteraan warga.

"Di samping minimnya anggaran Dana Desa dari pusat, ini menjadi semangat dan alasan penting kami untuk menggali potensi desa untuk dijadikan sebagai PADes. Dan PADes inilah yang bisa kita manfaatkan untuk kepentingan masyarakat," tegas Jaya Ikhlas.

Visi besar itu ia turunkan dalam dua misi utama yang saling menguatkan.

Misi pertama adalah kemandirian ekonomi desa. Jaya Ikhlas ingin melakukan pemetaan dan pengelolaan optimal aset desa, menghidupkan usaha milik desa yang produktif, serta membuka ruang usaha baru berbasis potensi lokal. Tujuannya jelas, PADes meningkat, desa tidak lagi menengadahkan tangan menunggu kucuran pusat, dan pembangunan bisa berjalan dengan uang sendiri.

Jaya Ikhlas saat menyerahkan berkas pencalonannya pada panitia Pilkades Desa Belanting.
Misi kedua adalah gotong royong dan persatuan sebagai rumah bersama. Ia menegaskan Desa Belanting harus menjadi rumah besar yang nyaman bagi semua warga tanpa sekat ras, suku, maupun kelompok pendukung calon tertentu.

"Kami ingin menjadikan Desa Belanting sebagai rumah kita bersama. Kami tidak ingin melihat adanya perbedaan ras dan sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, gotong royong adalah modal sosial yang jauh lebih mahal dari anggaran. Tanpa kebersamaan, sebesar apapun PADes tidak akan membawa Belanting menjadi lebih baik.

"Mari kita jadikan Desa Belanting ini menjadi rumah kita bersama. Semua warga Desa Belanting itu memiliki hak yang sama, memiliki tujuan yang sama, yakni menjadikan Desa Belanting yang lebih baik," katanya.

Gagasan desa mandiri lewat PADes dan desa bersatu lewat gotong royong itulah yang kini ia tawarkan kepada warga Belanting sebagai arah baru pembangunan desa ke depan. (RS/acip)