Daftar Isi [Tampil]

Petugas perikanan lapangan Kecamatan Sambelia, H Pahrudin.
Lombok Timur - radarselaparang.com || Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai dikerjakan di Dusun Pekapuran, Desa Sugian, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur.

Proyek senilai Rp2.425.692.063 belum termasuk PPN ini dibiayai APBN 2025 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. Pengerjaan dilakukan PT Asuka Engineering Indonesia dengan pengawasan CV Freya Arthatama selama 135 hari kalender.

Hingga kini progres pembangunan baru mencapai 15 persen. Kontrak pekerjaan dijadwalkan berakhir pada 31 Desember 2026.

Pembangunan ini menjadi bagian dari pengembangan Kawasan Nelayan Modern dan Pariwisata atau KNMP. Nantinya kawasan ini akan menjadi pusat terpadu bagi nelayan, mulai dari tempat pendaratan ikan, pengolahan hasil tangkapan, hingga pemasaran.

Keberadaan KNMP diharapkan dapat meningkatkan harga jual ikan, menambah pendapatan keluarga nelayan, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Petugas perikanan lapangan Kecamatan Sambelia, H Pahrudin, mengatakan meski masa tugasnya akan berakhir pada Desember 2026, ia tetap mengusulkan program serupa untuk tahun 2027.

"Insya Allah program yang sama sudah kami usulkan pada tahun 2027 di Desa Belanting, tepatnya di Dusun Pedamekan, semoga terwujud. Usulan ini sudah saya ajukan kemarin. Pemerintah Desa Belanting telah menyiapkan lahan seluas 37 are yang merupakan aset desa, lengkap dengan surat kesanggupannya," ujar Pahrudin. Jumat (9/10/2026).

Di Kabupaten Lombok Timur, KNMP baru terbangun di empat lokasi. Pertama di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, kedua di Desa Tanjung Luar, ketiga di Desa Pemongkong, dan keempat yang saat ini sedang dibangun di Desa Sugian.

Warga pesisir Sambelia menyambut baik pembangunan tersebut dan berharap pengerjaan di Sugian rampung tepat waktu serta usulan di Belanting dapat terealisasi untuk kesejahteraan nelayan. (RS/acip)