![]() |
| Kaban Bakesbangpoldagri Lombok Timur, Mustofa. |
Demi menjamin terselenggaranya pesta demokrasi tingkat desa yang aman, damai, dan kondusif, jajaran panitia penyelenggara dituntut untuk memegang teguh komitmen netralitas.
Pesan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Kabupaten Lombok Timur, Mustofa, Dalam keterangannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan Pilkades sangat bergantung pada sikap profesionalisme dan keadilan para penyelenggara di tingkat desa. Kamis (22/10/2026).
Mustofa mengingatkan agar seluruh panitia Pilkades di tiap-tiap desa tidak sekali-kali menunjukkan keberpihakan atau mendukung salah satu calon kepala desa tertentu. Sikap adil dan tidak membeda-bedakan perlakuan terhadap seluruh kandidat merupakan syarat mutlak demi mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat.
"Panitia Pilkades harus netral, tidak boleh mendukung salah satu calon, dan wajib bersikap adil kepada semua calon yang ada di desa tersebut," tegas Mustofa.
Menurutnya, ketidaknetralan panitia kerap menjadi pemicu utama timbulnya gesekan dan ketegangan politik di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, konsistensi panitia dalam menjaga jarak yang sama dengan semua calon akan menjadi benteng utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah selama proses pemilihan berlangsung.
Tidak hanya bagi panitia penyelenggara, imbauan ini juga ditujukan kepada jajaran pemerintah desa dan seluruh pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses Pilkades termasuk komponen utamanya selaku pengawas tingkat desa yakni BPD. Mustofa berpesan agar seluruh elemen dapat menjaga sikap serta menjunjung tinggi integritas.
"Semua panitia harus menjaga sikap dan tetap menjunjung tinggi integritas serta netralitas sebagai penyelenggara, begitu juga dengan jajaran pemerintahan desa," tambahnya.
Dengan sisa waktu persiapan hingga hari pemungutan suara pada 27 Januari 2027, Bakesbangpoldagri Lombok Timur berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Sinergi antara panitia yang berintegritas, aparatur desa yang netral, serta masyarakat yang dewasa dalam berdemokrasi diyakini akan melahirkan pemimpin-pemimpin desa yang amanah dan berkualitas.
"Mari semua kita sukseskan Pilkades serentak di Lombok Timur 2027 mendatang dengan tetap jaga kondusifitas di tempat masing-masing. Pilihan boleh beda tetapi persaudaraan dan kerukunan tetap yang utama," tutupnya. (RS)


