LOMBOK TIMUR - radarselaparang.com || Bakal calon Kepala Desa Danger, Hulyani, S.KH., mulai memantapkan langkah menuju Pilkades serentak 2027. Ia mengusung tagline Bersama Menuju Desa Danger TANGGUH dengan konsep pembangunan yang menekankan transparansi tata kelola, peningkatan SDM, dan pemberdayaan masyarakat. Hulyani mendatangi sekretariat Pilkades Danger menyerahkan berkas pendaftaran pada Kamis (22/10/2026).
Hulyani mendatangi sekretariat Pilkades Danger menyerahkan berkas pendaftaran.
Hulyani menegaskan Pilkades bukan sekadar ajang perebutan jabatan, melainkan momentum demokrasi untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan.
"Ini proses demokrasi yang menjadi ruang bagi kita, tidak hanya berbicara tentang kompetisi, tetapi juga ruang untuk bersilaturahmi dan mendekatkan diri, khususnya bagi kita yang ada di Desa Danger," kata Hulyani.
Bersama pendukungnya yang tergabung dalam Sahabat TANGGUH, ia menawarkan tiga fokus utama. Pertama, mendorong transparansi tata kelola pemerintahan desa untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan warga.
Kedua, meningkatkan kualitas SDM aparatur desa agar mampu memberi pelayanan maksimal dengan semangat gotong royong.
"Pemberdayaan harus berdampak terhadap kemandirian desa. Semua sektor yang ada di Desa Danger perlu dikembangkan dengan semangat kebersamaan dan sinergitas. Semua elemen harus terlibat, karena kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri," ujarnya.
Ketiga, memperkuat pemberdayaan masyarakat demi kemandirian desa melalui kolaborasi seluruh potensi yang ada.
Terkait tantangan anggaran yang terbatas, Hulyani mengajak warga tetap bersatu dan membangun strategi serta komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan DPRD."Kita harus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, teman-teman anggota dewan, serta seluruh elemen masyarakat. Komunikasi yang baik dan sinergitas harus dibangun agar kita bisa bersama-sama membangun desa di tengah kondisi anggaran yang ada," jelasnya.
Ia juga menyatakan kesiapan menerima apapun hasil Pilkades dengan sikap dewasa dalam berdemokrasi.
"Siapa pun dia, menang harus siap, kalah pun harus siap, karena dalam sebuah proses tidak mungkin semua akan menang. Kami bersama Sahabat TANGGUH siap menerima apa pun hasil dari proses yang ada," tegasnya.
Melalui semangat TANGGUH, Hulyani berharap Pilkades Danger menjadi momentum memperkuat persatuan dan menentukan arah pembangunan desa yang lebih transparan dan mandiri. (RS)


