Daftar Isi [Tampil]


Agus Salim yang akrab disapa Wak Sandi resmi mendaftarkan diri di Sekretariat Pilkades Desa Labuan Pandan.
Lombok Timur - radarselaparang.com
|| Pendaftar pertama Pilkades Labuan Pandan akhirnya muncul, Agus Salim yang akrab disapa Wak Sandi resmi mendaftarkan diri di Sekretariat Pilkades Desa Labuan Pandan. Jumat (16/20/2026).

Ia datang dengan penuh kesederhanaan, didampingi istri tercinta dan tim relawan, tanpa pengerahan massa. Kedatangan yang tertib dan penuh makna.

Ketua Panitia Pilkades Ainudin bersama anggota panitia serta Ketua BPD Hasbullah menyambut langsung. Berkas pendaftaran diperiksa dan dinyatakan lengkap sesuai ketentuan kabupaten. Di hari kedua pendaftaran yang dibuka sejak 15 Oktober 2026, Wak Sandi menjadi pendaftar pertama yang sah.

Dukungan yang ia bawa pun tidak sedikit, 400 lembar KTP dukungan yang sah, jauh melampaui syarat minimal 10 persen.

Namun yang paling menyita perhatian adalah visi misi yang ia bawa. Bukan sekadar maju, Wak Sandi ingin Labuan Pandan tumbuh dengan jiwa.

Visinya tegas, terwujudnya Desa Labuan Pandan yang Maju, Religius, dan Bermartabat Berbasis Gotong Royong.

Visi itu ia terjemahkan dalam misi yang konkret dan dekat dengan keseharian warga.

Misi pertama, mewujudkan pemerintahan desa yang maju dan transparan. Pengelolaan anggaran terbuka, pelayanan cepat, dan setiap keputusan melibatkan partisipasi warga.

Misi kedua, membangun Labuan Pandan yang religius. Memperkuat pendidikan agama, memakmurkan masjid dan musholla, membina generasi muda dengan kegiatan keagamaan, serta menjaga tradisi silaturahmi antar warga.

Misi ketiga, menghadirkan desa yang bermartabat. Meningkatkan infrastruktur jalan, penerangan, air bersih, layanan kesehatan dan pendidikan yang layak, serta memberdayakan ekonomi lokal dari sektor nelayan, pertanian, dan UMKM agar warga berdaya di desanya sendiri.

Misi keempat, menghidupkan kembali gotong royong sebagai ruh desa. Mengajak semua unsur warga, tokoh agama, tokoh pemuda, dan perempuan untuk bersama-sama membangun tanpa sekat.

"Desa yang maju harus ditopang nilai religius yang kuat dan martabat yang terjaga. Dan itu semua hanya bisa dicapai jika kita gotong royong. Tidak ada kemajuan yang lahir dari kerja sendiri," ujar Wak Sandi.

Niatnya maju pun bukan baru muncul. Sejak 2024 ia telah menyampaikan keinginan untuk mengabdi kepada masyarakat.

"Saya hanya ingin berikhtiar dan mengabdi untuk Desa Labuan Pandan dan masyarakat tercinta. Selebihnya saya serahkan kepada Yang Maha Kuasa dan kepada masyarakat, karena keputusan akhir ada di tangan warga desa ini," tuturnya.

Di tengah enam nama bakal calon yang beredar dan rata-rata masih memiliki ikatan keluarga dan persahabatan, Wak Sandi menitipkan pesan persatuan.

"Semoga seluruh tahapan Pilkades berjalan lancar, aman, jujur, adil, dan damai. Tanpa saling menjelekkan, tanpa saling menjatuhkan. Kita semua adalah saudara."

Dengan visi misi yang jelas dan persiapan yang matang, Wak Sandi mengawali langkah pertamanya di Pilkades Labuan Pandan dengan penuh keyakinan. (RS/Acip)